Akurat

Susul China, Jepang Siapkan Stimulus Ekonomi

Demi Ermansyah | 22 November 2024, 21:46 WIB
Susul China, Jepang Siapkan Stimulus Ekonomi

AKURAT.CO Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi tantangan ekonomi. 

Dalam konferensi pers pada Jumat (22/11/2024), Ishiba mengumumkan bahwa paket stimulus ekonomi terbaru akan sedikit lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini dirancang untuk memberikan dukungan kepada rumah tangga dan pelaku usaha yang tertekan akibat kenaikan biaya hidup.

"Penting untuk memastikan semua generasi mendapatkan kenaikan upah, sebab peningkatan kesejahteraan harus menjadi prioritas, baik untuk masa kini maupun masa depan," paparnya melalui lansiran Bloomberg.
 
Baca Juga: Ekspor Jepang Susut ke Level Terendah Sejak Februari 2021

Lebih lanjut, paket stimulus ini total bernilai JPY39 triliun atau sekitar Rp4.021 triliun, meskipun pengeluaran aktualnya diperkirakan hanya sekitar JPY13,9 triliun sekitar Rp1.433 triliun. 
 
Di mana dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk berbagai program, termasuk bantuan langsung tunai bagi keluarga berpenghasilan rendah dan investasi di sektor strategis seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Pemerintah Jepang juga berencana memperpanjang subsidi untuk tagihan gas dan listrik hingga tahun depan. 
 
Langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak kenaikan harga energi global. Selain itu, sebagian besar dana akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengendalikan harga, dan memperkuat sektor sosial serta keamanan.

Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang berharap kebijakan ini dapat memberikan solusi nyata terhadap tantangan ekonomi yang mereka hadapi. Namun, dukungan penuh terhadap paket ini juga menjadi ujian besar bagi Ishiba, terutama dengan situasi politik yang sedang tidak stabil.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.