Akurat

Pakar Harap Kabinet Prabowo Bisa Tekan Pengangguran di Bawah 4 Persen

Demi Ermansyah | 6 November 2024, 17:19 WIB
Pakar Harap Kabinet Prabowo Bisa Tekan Pengangguran di Bawah 4 Persen

AKURAT.CO Pakar hukum ketenagakerjaan Universitas Krisnadwipayana Payaman Simanjuntak berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mampu menekan tingkat pengangguran hingga di bawah angka empat persen.

"Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam lima tahun ke depan kita harapkan dapat membuat terobosan menurunkan tingkat pengangguran di bawah empat persen," katanya di Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Ia mengakui bahwa dunia kerja di Indonesia memang masih didominasi sektor informal yang memiliki produktivitas pada umumnya rendah. Namun demikian, katanya, hal ini patut diapresiasi karena dalam masa sulit saat pandemi Covid-19, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia dapat dipertahankan.

Baca Juga: Peringatan IMF Soal Tingkat Pengangguran RI Yang Stagnan

Berdasarkan rilis Berita Resmi Statistik tentang Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2024 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan jumlah penduduk bekerja mencapai 4,79 juta orang atau meningkat 3,42% dibanding jumlah penduduk bekerja pada Agustus 2023. Saat ini, jumlah penduduk bekerja di Indonesia tercatat mencapai 144,64 juta jiwa.

Peningkatan kebekerjaan penduduk pada Agustus 2024 juga terjadi di beberapa level jenjang pendidikan, terutama pendidikan menengah serta level D-4, S-1, S-2, dan S-3. Penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) mengalami peningkatan 0,46 persen poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dibandingkan dengan Agustus 2023, penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah, sekolah menengah pertama mengalami penurunan, masing-masing sebesar 1,02 persen poin, 0,15 persen poin,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPS Amalia A. Widyasanti.

Mulai membaik kondisi ketenagakerjaan Indonesia juga ditunjukkan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang juga terus mengalami penurunan.
 
Bahkan, hasil Sakernas Agustus 2024 menunjukkan penurunan TPT yang jauh lebih kecil jika dibandingkan TPT saat sebelum pandemi. TPT Agustus 2024 tercatat sebesar 4,91%. Angka tersebut lebih kecil dari TPT pada Agustus 2019 yang sebesar 5,23%.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.