Negosiasi Belum Temui Benang Merah, Produsen Mobil China Stop Ekspansi ke Eropa

AKURAT.CO Pemerintah China baru-baru ini kembali meminta kepada para produsen mobil dalam negeri untuk menunda ekspansinya ke Uni Eropa, hal ini dilakukan oleh Otoritas tersebut di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan terkait kendaraan listrik dengan Uni Eropa.
Melansir dari Bloomberg, pemerintah China telah menginstruksikan para produsen mobil untuk menghentikan sementara pencarian lokasi produksi baru di Uni Eropa dan menunda penandatanganan kesepakatan baru. Arahan ini datang seiring dengan negosiasi tarif yang sedang berlangsung antara kedua belah pihak.
Salah satu perusahaan yang terpengaruh adalah Dongfeng Motor Group Co., yang telah membatalkan rencana produksi di Italia karena adanya dukungan Roma terhadap tarif yang diusulkan oleh Uni Eropa.
Baca Juga: Atasi Backlog, China Gandakan Kuota Pinjaman Properti ke Rp8,72 Kuadriliun
Selain Dongfeng, Chongqing Changan Automobile Co. juga membatalkan peluncuran merek mobilnya di Milan, yang awalnya dijadwalkan berlangsung minggu ini. Chery Automobile Co. menunda rencananya untuk memulai produksi kendaraan listrik di Spanyol hingga Oktober 2025, menyusul keputusan tarif Uni Eropa.
Di sisi lain, BYD Co. tetap melanjutkan rencananya membangun pabrik di Hungaria untuk memproduksi kendaraan listrik, serta merencanakan investasi senilai USD1 miliar di Turki, yang memiliki kesepakatan pabean dengan Uni Eropa sehingga memungkinkan mobil BYD yang diproduksi di sana bebas dari tarif.
Ketegangan ini muncul setelah Uni Eropa memutuskan untuk menaikkan tarif impor kendaraan listrik asal China hingga 45%, dengan alasan subsidi tidak adil yang diberikan oleh pemerintah China kepada industri otomotifnya. China menolak tuduhan ini dan mengancam akan menerapkan tarif balasan pada produk Eropa seperti susu, brendi, daging babi, dan mobil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










