Pendanaan Lahan PSN oleh LMAN Capai Rp10,57 Triliun di 2024
Hefriday | 7 Oktober 2024, 17:21 WIB

AKURAT.CO Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terus memainkan peran penting dalam mendukung proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Menurut Direktur Utama LMAN, Basuki Purwadi, meskipun tidak semua PSN dibiayai melalui LMAN, lembaga ini tetap berkontribusi signifikan dalam berbagai proyek di sektor infrastruktur.
“Tidak semua PSN dibiayai melalui LMAN, beberapa dibiayai oleh kementerian atau lembaga lain. Namun, LMAN tetap berperan dalam mendanai sejumlah proyek penting,” jelas Basuki Purwadi pada webinar LMAN yang bertema Capaian Kinerja Optimalkan Aset Negara dan Pendanaan Lahan Infrasutrutur dari APBN, Senin (7/10/2024).
Baca Juga: PNBP LMAN Tembus Rp3,7 T di 2023, Naik 48 Persen
Saat ini, terdapat 126 proyek PSN yang tersebar di berbagai sektor seperti pembangunan jalan tol, bendungan, irigasi, jalur kereta api, dan pengembangan kawasan pariwisata Mandalika. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 proyek telah selesai atau beroperasi sejak 2017, dengan rata-rata 8 hingga 9 proyek diselesaikan setiap tahun.
Saat ini, terdapat 126 proyek PSN yang tersebar di berbagai sektor seperti pembangunan jalan tol, bendungan, irigasi, jalur kereta api, dan pengembangan kawasan pariwisata Mandalika. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 proyek telah selesai atau beroperasi sejak 2017, dengan rata-rata 8 hingga 9 proyek diselesaikan setiap tahun.
Capaian ini menunjukkan efisiensi dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional yang dikelola atau didanai oleh LMAN. “Hingga 4 Oktober, total pendanaan lahan untuk PSN melalui LMAN mencapai Rp134,45 triliun, dengan realisasi pendanaan tahun ini sebesar Rp10,57 triliun. Sektor jalan tol menjadi penerima dana terbesar,” tambah Basuki Purwadi.
Pembangunan proyek-proyek ini diharapkan dapat mendistribusikan manfaat pembangunan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Pembangunan infrastruktur yang merata tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pusat-pusat industri tetapi juga menghubungkan daerah-daerah terpencil yang sebelumnya kurang terakses.
Selain itu, proyek PSN yang sudah selesai juga berperan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan mobilitas, serta mempermudah akses terhadap layanan publik yang lebih baik.
Tidak hanya berperan dalam pendanaan PSN, LMAN juga aktif dalam mengoptimalkan aset negara. Melalui platform AISIA, yang berfungsi sebagai tempat showcase aset-aset yang bisa dikerjasamakan, LMAN telah menampilkan sebanyak 335 aset hingga saat ini. Dari platform tersebut, LMAN telah berhasil mencatatkan manfaat finansial sebesar Rp6,5 miliar, yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung proyek-proyek nasional lainnya.
LMAN, melalui upaya pendanaan dan optimalisasi aset negara, terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia. Proyek-proyek strategis ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi di tingkat nasional, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Nusantara.
Pemerintah Indonesia melalui LMAN dan berbagai lembaga terkait berupaya untuk terus meningkatkan efisiensi dan kolaborasi dalam mengelola sumber daya demi mencapai kesejahteraan yang merata. Dengan langkah-langkah positif ini, Indonesia diharapkan dapat terus maju dan memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan ekonomi yang berkembang pesat di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










