Data NPWP Bocor, Ini Kata Menkeu
Demi Ermansyah | 19 September 2024, 20:31 WIB

AKURAT.CO Lagi-lagi kebocoran data kembali terjadi di Indonesia, tak tanggung-tanggung sekitar 6 juta data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dikabarkan bocor dan dijual di Breach Forum.
Menariknya lagi, kebocoran data tersebut mencatut 6 orang papan atas di pemerintahan Indonesia yakni, Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie, Menteri BUMN, Erick Thohir hingga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Usut punya usut, kabar bocornya enam juta data NPWP tersebut disampaikan oleh pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto melalui akun X miliknya. "Sebanyak enam juta data NPWP diperjualbelikan dengan harga sekitar 150 juta rupiah. Data yang bocor di antaranya NIK, NPWP, alamat, no hp, e-mail, dll," tulis Teguh dalam akun X, dikutip Kamis, 19 September 2024.
Merespon hal tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani buka suara mengenai dugaan kebocoran 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), termasuk milik Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dirinya menegaskan bahwasanya sudah memberi perintah kepada Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo beserta jajarannya untuk segera melakukan evaluasi.
"Saya sudah minta Pak Dirjen Pajak dan seluruh pihak di Kementerian Keuangan untuk melakukan evaluasi terhadap persoalan ini," ucap Sri Mulyani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (19/9/2024).
Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan bahwa kedepannya, Dirjen Pajak akan memberikan penjelasan lebih lengkap dan meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan tersebut.
"Nanti akan disampaikan oleh Pak Dirjen dan tim IT-nya," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










