Menkeu Sayangkan Rp192,7 T Dana Pemda Mengendap di Bank

AKURAT.CO Dalam empat bulan terakhir, dana anggaran pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di bank terus mengalami peningkatan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan perhatian khusus terhadap kondisi ini.
Pada bulan April 2024, total dana pemda yang mengendap di bank mencapai Rp192,76 triliun, naik dari Rp180,96 triliun pada Maret, Rp173,84 triliun pada Februari 2024 dan Rp150,08 triliun pada Januari 2024. "Pemda sekarang ini masih memegang account balance sebesar Rp192,7 triliun," kata Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita, dikutip Selasa (28/5/2024).
Selanjutnya, Sri Mulyani menyatakan bahwa meskipun dana pemda yang mengendap di bank meningkat selama empat bulan berturut-turut, jumlah tersebut masih lebih kecil dibandingkan dengan posisi April dalam empat tahun terakhir.
Baca Juga: Belanja Pemda Digenjot, Saldo di Bank Susut
Pada 2023, dana yang mengendap mencapai Rp209,82 triliun, tertinggi dalam periode tersebut. Sebagai perbandingan, pada 2022 angkanya sebesar Rp191,57 triliun, pada 2021 sebesar Rp 194,54 triliun, dan pada 2020 sebesar Rp190,98 triliun.
"Kalau dilihat dari Januari sampai April posisi uang pemda di bank masih meningkat dari Rp150 triliun ke Rp192,7 triliun. Angka ini dibanding tahun lalu lebih rendah tapi empat bulan ini naik," jelas Sri Mulyani.
Selain itu, Dana yang mengendap di perbankan tersebut sebagian besar berbentuk giro sebesar 77,62%, deposito 19,3%, dan tabungan 3,09%. Sri Mulyani menekankan bahwa jenis simpanan giro yang memiliki likuiditas tinggi menunjukkan bahwa dana pemda di bank sebagian besar disiapkan untuk pembayaran belanja daerah atau operasional.
"Terutama ditaruh dalam giro, ini tentu menunjukkan pemda menggunakan dananya masih dalam giro untuk berbagai potensi belanja yang harus disiapkan pendanaan," ungkap Sri Mulyani.
Namun, Menkeu juga menekankan pentingnya mendorong pemda untuk mengakselerasi belanjanya agar anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dapat memberikan stimulus yang lebih efektif bagi perekonomian daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








