Rupiah Ambruk ke Rp16.246 per Dolar AS Jelang Penutupan

AKURAT.CO Rupiah melemah 57 poin atau 0,35% ke level Rp16.246 per dolar AS pada Rabu siang, 17 April 2024 pukul 13.00 WIB, berdasarkan data Google Finance. Rupiah sempat tersungkur di level terendah Rp16.367,9 per dolar AS pukul 08.13 WIB.
Dalam periode mingguan, dolar AS berhasil memperlihatkan kekuatan dengan kenaikan sebesar 2,43%.
Sementara secara bulanan, kenaikan mencapai 3,27%, dan secara year to date, dolar AS telah menguat sebesar 5,38%. Secara tahunan, dolar AS bahkan mengalami penguatan sebesar 8,84%.
Meskipun Dolar AS menunjukkan kenaikan terhadap Rupiah, namun sebaliknya, mata uang ini mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang lainnya.
Dolar Australia, Euro, Poundsterling, Yuan, dan Yen, semuanya mencatatkan pelemahan dolar AS berturut-turut masing-masing sebesar 0,33%, 0,15%, 0,10%, 0,07%, dan 0,04%. Tidak hanya itu, Dolar AS juga melemah terhadap Dolar Singapura sebesar 0,12%.
Asal tahu, rupiah pada Selasa kemarin juga melemah ke level Rp16.100 per dolar AS.
Hal ini memberikan tekanan jual kepada pasar obligasi dalam negeri. Imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun bergerak naik ke level 6,9%- 6,92%, sementara obligasi bertenor 5 tahun terdengar diperdagangkan pada level imbal hasil 6,83%-6,87%.
Eskalasi konflik Iran-Israel serta menguatnya beberapa data ekonomi AS ditenggarai menjadi pemicu apresiasi dolar AS terhadap rupiah.
Pelaku usaha terutama yang bergantung pada aktivitas impor turut diimbau untuk melakukan hedging atau lindung nilai untuk meredam fluktuasi nilai tukar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









