Rupiah Turun 22 Poin ke Rp15.637 Jelang Rilis Data PDB AS

AKURAT.CO Rupiah ditutup melemah 22 poin ke level Rp15.637 pada perdagangan Senin, 22 Januari 2024 mengawali pekan keempat Januari dimana akan ada rilis data PDB kuartal-IV 2023 AS.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah ditekan sentimen eksternal dan internal.
Dari eksternal, alat CME Fedwatch menunjukkan pada hari Senin bahwa para pedagang sekarang memperkirakan adanya peluang lebih besar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Maret, dibandingkan dengan ekspektasi awal untuk penurunan suku bunga.
Baca Juga: Menguat Lagi, Rupiah Nanjak 8 Poin
Alat ini menunjukkan peluang sebesar 52,9% bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil, naik tajam dari peluang 19% yang terlihat pada minggu lalu. Pedagang juga memperkirakan peluang sebesar 46,2% untuk pemotongan sebesar 25 basis poin, turun tajam dari peluang 76,3% yang terlihat pada minggu lalu.
"Pergeseran ekspektasi ini terjadi di tengah pernyataan para pejabat The Fed yang menyatakan bahwa masih terlalu dini bagi bank sentral untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga, terutama karena inflasi masih stagnan. Bank sentral juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya pada pertemuan minggu depan," ujar Ibrahim dikutip Senin (22/1/2024).
Namun sebelum itu, serangkaian data penting perekonomian AS akan dirilis minggu ini.Data PDB kuartal keempat akan dirilis pada hari Kamis, sedangkan data indeks harga PCE – yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed – akan dirilis pada hari Jumat. Kedua pembacaan tersebut diperkirakan akan menjadi faktor dalam rencana suku bunga The Fed tahun ini.
Selain itu, ekonomi China menunjukkan sedikit tanda-tanda perbaikan pada hari Senin, setelah Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya pada rekor terendah, menandakan bahwa bank tersebut memiliki ruang terbatas untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut dan mendukung pertumbuhan.
Di luar China, sejumlah indeks manajer pembelian dari beberapa negara besar akan dirilis pada minggu ini, dan diperkirakan akan menunjukkan pelemahan berkelanjutan dalam aktivitas bisnis.
Sentimen Internal Rupiah
Pemerintah membidik investasi senilai Rp77,5 triliun di 20 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada tahun 2024, naik 17,4% dibanding capaian tahun 2023 senilai Rp66 triliun. Sepanjang tahun 2023 lalu, investasi di KEK menyerap 57.005 tenaga kerja sementara di 2024 ditargetkan mampu menyerap 38.227 tenaga kerja.
Secara kumulatif sejak 2015 hingga 2023, investasi di KEK telah menyerap investasi sebesar Rp177,5 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 117.492 orang, dengan jumlah pelaku usaha/ industri sebanyak 331 perusahaan.
KEK memberikan beragam fasilitas fiskal ke perusahaan yang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus, yakni fasilitas pajak, kepabeanan, dan cukai. Terkait pajak misalnya ada pengurangan PPh Badan 25, kemudian untuk impor untuk bahan baku dan penolong ada penangguhan BM, pembebasan cukai, pembebasan PPN, PPnBM serta PPh impor dan pembebasan atau keringanan pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD).
Selain fasilitas pajak, cukai, dan kepabeanan di atas, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi pengusaha dalam hal pertanahan, perizinan, dan keimigrasian. Keseluruhan investasi di KEK memberikan kontribusi yang positif terhadap perekonomian dengan tren yang cenderung meningkat selama periode 2019-2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









