Akurat

Tutup Tahun 2023, Lelang 7 Seri Surat Utang Pemerintah Tembus Rp19 T, Oversubscribed 2 Kali

M. Rahman | 13 Desember 2023, 07:59 WIB
Tutup Tahun 2023, Lelang 7 Seri Surat Utang Pemerintah Tembus Rp19 T, Oversubscribed 2 Kali

AKURAT.CO Pemerintah meraup dana Rp19 triliun dari lelang 7 surat utang pada 12 Desember 2023 yang terdiri dari SPN03240313 (new issuance), SPN12241212 (new issuance), FR0101 (reopening), FR0100 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening).

Adapun total penawaran yang masuk mencapai Rp41,18 triliun, atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) 2,17 kali.

Seri SPN03240313 (new issuance) senilai Rp0,65 triliun berkupon diskonto dan jatuh tempo 13 Maret 2024. Sementara SPN12241212 (new issuance) senilai Rp0,3 triliun berkupon diskonto dan jatuh tempo 12 Desember 2024. Lalu FR0101 (reopening) senilai Rp7,3 triliun berkupon 6,875% dan jatuh tempo 15 April 2029.

Baca Juga: Pemerintah Serap Rp19,3 T Dari Lelang SUN 31 Oktober 2023

Selain itu, FR0100 (reopening) senilai Rp4,3 triliun berkupon 6,625% dan jatuh tempo 15 Februari 2034. Kemudian FR0098 (reopening) senilai Rp1,8 triliun berkupon 7,125% dan jatuh tempo 15 Juni 2038. Selanjutnya, FR0097 (reopening) senilai Rp2,1 triliun berkupon 7,125% dan jatuh tempo 15 Juni 2043. Adapun seri FR0089 (reopening) berkupon 6,875% dan jatuh 15 Agustus tempo 2051.

Ketujuh seri surat utang pemerintah tersebut akan dicatatkan (setelmen) pada 14 Desember 2023 dan merupakan lelang terakhir SUN di tahun 2023.

Ada sejulah catatan atas lelang ini. Pertama, di momen investor tengah menanti putusan tingkat suku bunga acuan the Fed, BoE dan ECB, capaian ini relatif baik. Selain itu, kinerja APBN yang baik menjadi faktor pendukung positif lelang tersebut.

Kedua, minat investor pada seri SUN tenor menengah sampai panjang masih kuat. Hal ini tercermin dari jumlah penawaran pada seri SUN tenor 6 dan 11 tahun yang masih dominan, dengan jumlah penawaran masuk sebesar Rp20,52 triliun atau 49,82% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp11, 6 triliun atau 61,1% dari total awarded bids.

Ketiga, minat investor asing pada lelang SUN hari ini masih solid dengan jumlah incoming bids mencapai Rp9,08 triliun. Mayoritas incoming bids investor asing tersebut berada pada seri SUN tenor 6 tahun sebesar Rp5,13 triliun atau 56,52% dari total incoming bids investor asing, dan dimenangkan sebesar Rp2,3 triliun atau 12,11% dari total awarded bids.

Keempat, membaiknya kondisi pasar SBN domestik dalam beberapa minggu terakhir mendorong penurunan Weighted Average Yield (WAY) obligasi negara yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini sebesar 1 hingga 10 bps dari level WAY obligasi negara yang dimenangkan pada lelang SUN sebelumnya, sehingga Pemerintah memperoleh borrowing cost yang lebih kompetitif.

Terakhir, pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp19 triliun pada lelang SUN hari ini dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa