Akurat

Menkeu: Seluruh Anggota OECD Dukung Aksesi Indonesia

Aris Rismawan | 11 Oktober 2023, 15:55 WIB
Menkeu: Seluruh Anggota OECD Dukung Aksesi Indonesia

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa seluruh perwakilan negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mendukung penuh proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.

Hal tersebut disampaikan Menkeu pada saat menghadiri undangan dari Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann untuk membahas update perekonomian Indonesia serta berbagai kemajuan reformasi di bidang ekonomi nasional.

“Jika aksesi ini sukses, Indonesia akan menjadi negara Asia ketiga yang menjadi anggota OECD setelah Jepang dan Korea Selatan,” kata Menkeu Sri Mulyani dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga: Ingin Masuk OECD, Indonesia Kebut Transformasi Ekonomi

Kemudian Menkeu juga menjelaskan, bahwa berbagai pertanyaan terkait komitmen aksesi Indonesia, mulai dari standar-standar OECD, isu komitmen menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), kesenjangan, iklim, korupsi, hingga kemiskinan.

“Saya yakinkan, komitmen Indonesia untuk menjadi anggota OECD sangatlah bulat, langkah-langkah reformasi Indonesia di berbagai sisi akan terus berjalan,” ucap Sri Mulyani.

Sementara, hubungan Indonesia dengan OECD telah terjalin cukup lama. Sri Mulyani melaporkan, Indonesia telah menjadi Co-Chair pertama bersama dengan Jepang dalam mendukung OECD Southeast Asia Regional Program yang berjalan sejak 2014.

Bahkan, kantor OECD untuk Asia Tenggara berada di Jakarta dan telah beroperasi semenjak tahun 2015. Oleh karena itu Sri Mulyani yakin keanggotaan Indonesia ini selain akan membuat Indonesia semakin baik, juga akan membawa dampak positif bagi OECD.

“Keanggotaan Indonesia dalam OECD akan mengokohkan pondasi perekonomian, pemerintah, serta kapasitas institusional dalam rangka menjadi negara berpenghasilan tinggi serta menjadi peserta yang baik dalam komunitas global,” ungkap Menkeu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.