BPS: Capai USD22 Miliar, Ekspor RI Di Agutus 2023 Anjlok 21,2 Persen Secara Tahunan

AKURAT.CO - Ekspor Indonesia pada Agustus 2023 turun cukup dalam sebesar 21,21% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi USD22 miliar dibandingkan dengan nilai ekspor pada Agustus tahun sebelumnya sebesar USD27,93 miliar.
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia pada Januari – Agustus 2023 mencapai USD171,52 miliar atau turun 11,85% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
Lebih merinci, penurunan nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2023 dipengaruhi oleh penurunan ekspor sektor migas dan non migas secara tahunan. Penurunan ekspor nonmigas terjadi pada seluruh sektor, dimana penurunan terdalam terjadi di sektor pertambangan dan lainnya.
Baca Juga: Neraca Perdagangan RI Surplus US$3,89 Miliar, BPS: Sudah Berlangsung 32 Bulan
“Sektor ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-Agustus 2023 turun 11,08 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama 2022. Demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 8,14 persen (yoy) dan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 16,58 persen (yoy),” kata Amalia dikutip secara daring pada Jumat (15/9/2023).
Dari tujuan negaranya, eskpor non migas pada Agustus 2023 ke China mencapai USD5,38 miliar dan diikuti Amerika Serikat (AS) USD2,13 miliar dan India USD1,84 miliar dengan kontribusi dari ketiga negara tersebut sebesar 45,2%.
Sementara itu, ekspor ke negara-negara ASEAN dan Uni Eropa masing – masing sebesar USD3,82 miliar dan USD1,26 miliar.
“Dalam setahun terakhir, pangsa ekspor non migas ke Tiongkok mengalami peningkatan, sedangkan pangsa ekspor ke Uni Eropa dan negara-negara ASEAN mengalami penurunan,” ucap Amalia.
Dari sisi provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari – Agustus 2023 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD24,58 miliar atau 14,33%, diikuti Kalimantan Timur USD19,25 miliar atau 11,23% dan Jawa Timur USD14,36 miliar atau 8,37%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.











