Dihantui Tarif AS, Vietnam Tetap Kukuh Jaga Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AKURAT.CO Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, menyampaikan bahwa meskipun ekonomi global tengah bergerak secara tak terduga dan memberikan tekanan pada pengelolaan ekonomi makro, pemerintah Vietnam tetap pada pendiriannya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pidatonya di depan Majelis Nasional pada Senin (5/5/2025), Chinh menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% untuk tahun ini tidak akan diubah.
“Kami menyadari tantangan yang ada, namun tetap berkomitmen menjaga stabilitas makro dan mempercepat ekspansi ekonomi,” ujarnya melalui lansiran reuters.
Baca Juga: Kritik Tarif AS, Warren Buffet Sebut Proteksionisme Bukanlah Senjata Perdagangan
Perekonomian Vietnam pada kuartal pertama 2025 tumbuh sebesar 6,93%, menurun dari 7,55% pada akhir 2024.
Penurunan ini dinilai sebagai imbas dari ketidakpastian global dan kekhawatiran terkait tarif baru dari Amerika Serikat yang bisa mencapai 46%.
Dengan ekspor ke AS mencakup sekitar 30% dari Produk Domestik Bruto (PDB), kebijakan perdagangan Washington sangat mempengaruhi perekonomian Vietnam.
Pemerintah saat ini sedang menjalani negosiasi intensif dengan AS demi menghindari dampak buruk dari tarif tersebut.
Chinh juga menyatakan bahwa pemerintah akan mengelola mata uang dan suku bunga secara fleksibel untuk mendorong permintaan pinjaman.
Baca Juga: Jepang Siapkan Strategi Baru Hadapi Tarif AS, Obligasi AS Jadi Kartu Tawar?
Selain itu, pemerintah berencana mengembangkan kereta api cepat, reaktor nuklir, serta menarik investasi asing di sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, Kepala Komite Ekonomi dan Keuangan Majelis Nasional, Phan Van Mai, menyoroti bahwa pencapaian PDB di kuartal pertama masih jauh dari target.
"Sehingga harus didorong melalui kebijakan yang lebih agresif dalam menurunkan suku bunga pinjaman dan mengendalikan inflasi guna menjaga daya saing ekspor," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








