Bongkar 9 Karakter Orang Negatif yang Menguras Energi Tanpa Kamu Sadari
AKURAT.CO Interaksi yang menyegarkan dan positif tentu kita harapkan dalam setiap pertemuan. Namun, beberapa orang seakan membawa beban negatif dalam setiap percakapan mereka. Sikap ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga menguras energi orang di sekitarnya.
Baca Juga: Hindari Orang Negatif adalah Kunci Bahagia
Mereka sering kali tidak sadar akan dampak yang ditimbulkan dari komentar negatif mereka. Berdasarkan pandangan psikologi, berikut adalah sembilan tanda yang sering ditemui pada orang-orang yang sering memberikan komentar negatif, yang dikutip dari laman Baselinemag pada Senin, (16/12/2024).
1) Selalu Memiliki Pola Pikir Pesimis
Orang dengan pola pikir pesimis selalu fokus pada kemungkinan kegagalan. Mereka menganggap sesuatu akan gagal sebelum bahkan mencoba. Misalnya, mereka mungkin sudah merasa sebuah proyek akan berantakan hanya karena mereka melihat risiko kecil. Sikap ini menimbulkan rasa putus asa dan membuat orang di sekitarnya merasa cemas dan enggan melibatkan diri dalam situasi yang penuh ketidakpastian.
2) Kekurangan Empati
Orang yang sering memberikan komentar negatif cenderung tidak peka terhadap perasaan orang lain. Ketika Anda berbagi kabar baik atau pencapaian pribadi, mereka lebih memilih untuk meredam kegembiraan Anda dengan merujuk pada potensi masalah daripada ikut merayakan. Misalnya, jika Anda menceritakan liburan yang menyenangkan, mereka mungkin akan langsung fokus pada masalah yang bisa terjadi, tanpa menunjukkan dukungan.
3) Membutuhkan Validasi Berlebihan
Di balik komentar negatif yang sering mereka lontarkan, ada kebutuhan mendalam untuk mendapatkan pengakuan. Mereka mungkin mengungkapkan pandangan pesimistis atau mengkritik orang lain untuk mendapatkan persetujuan dan dukungan.
Mereka berharap orang lain sependapat dengan mereka, untuk merasa dihargai dan diakui. Meskipun terlihat seperti ingin menjauhkan diri, sesungguhnya mereka justru mencari perhatian dan pengakuan untuk meneguhkan pandangan mereka.
4) Sangat Kritis Terhadap Segalanya
Orang ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menemukan kesalahan dalam berbagai situasi. Ketika Anda berbicara tentang pencapaian atau rencana, mereka cenderung lebih fokus pada apa yang bisa salah daripada apa yang berjalan dengan baik. Kritik mereka seringkali sangat tajam dan bisa merusak semangat.
Mereka jarang memberikan pujian atau penghargaan, dan lebih mudah menyoroti kekurangan, baik pada orang lain maupun pada diri mereka sendiri.
5) Mengalami Masalah Emosional
Di balik sikap negatif seringkali terdapat perasaan tidak aman atau luka emosional yang belum sembuh. Rasa rendah diri, trauma masa lalu, atau ketakutan yang mendalam bisa membuat seseorang lebih mudah terjebak dalam pola pikir negatif.
Mereka mungkin tidak mampu mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang sehat, sehingga komentar negatif menjadi cara mereka untuk melampiaskan perasaan tersebut. Menyadari hal ini bisa membantu kita lebih memahami dan memberikan dukungan yang lebih baik.
6) Menolak Perubahan
Perubahan bagi mereka adalah ancaman. Mereka lebih nyaman dengan rutinitas yang sudah dikenal dan cenderung menolak hal-hal baru yang tidak mereka kuasai. Ketika dihadapkan dengan perubahan, mereka mungkin lebih cepat melihat potensi masalah daripada manfaat yang bisa diperoleh. Ketakutan akan ketidakpastian membuat mereka menutup diri dari peluang baru, meski kadang perubahan tersebut membawa keuntungan.
7) Menarik Drama ke Dalam Hidup
Orang yang sering memberikan komentar negatif seringkali merasa nyaman dalam ketegangan dan konflik. Mereka dapat mengubah masalah kecil menjadi sesuatu yang besar, seringkali dengan cara menganggap persoalan pribadi sebagai ancaman terhadap diri mereka.
Mereka bisa melihat isu-isu yang sebenarnya tidak serius sebagai alasan untuk bertengkar atau memperbesar masalah. Ini bisa sangat melelahkan bagi orang di sekitarnya, yang merasa terjebak dalam drama yang tidak perlu.
8) Sulit Mengungkapkan Rasa Syukur
Orang yang memiliki kecenderungan negatif jarang dapat melihat sisi positif dalam hidup mereka. Bahkan ketika keadaan berjalan dengan baik, mereka lebih memilih untuk fokus pada hal-hal yang masih kurang atau tidak berjalan sempurna.
Mereka mungkin memiliki pekerjaan yang stabil atau hubungan yang baik, namun mereka lebih memilih untuk mengeluhkan aspek-aspek kecil yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Ketidakmampuan untuk mengapresiasi hal-hal baik membuat mereka terjebak dalam siklus ketidakpuasan.
9) Butuh Pemahaman, Bukan Penilaian
Di balik perilaku negatif mereka, seringkali ada kebutuhan mendalam akan pengertian dan empati. Banyak dari mereka yang memiliki pengalaman atau pola pikir yang menyebabkan mereka sulit untuk melihat hal positif dalam hidup.
Menghadapi mereka dengan penuh pengertian dan tanpa menghakimi bisa membantu menciptakan hubungan yang lebih sehat. Namun, penting juga untuk menetapkan batasan dan menjaga kesehatan mental kita sendiri, karena kadang sikap negatif bisa sangat melelahkan.
Menghadapi orang dengan kecenderungan negatif bukanlah hal yang mudah. Namun, penting untuk diingat bahwa perilaku mereka lebih banyak mencerminkan perjuangan internal mereka daripada sesuatu yang berhubungan langsung dengan kita.
Baca Juga: Heboh Gedung Intiland Pancarkan Aura Negatif, Begini Pembelaan WarganetPemahaman terhadap latar belakang emosional dan psikologis mereka dapat membantu kita berinteraksi dengan lebih bijaksana dan penuh kesabaran. Walaupun penting untuk memahami, menjaga kesejahteraan kita sendiri dengan menetapkan batasan yang jelas juga sangat penting. Sebagai manusia, kita berhak untuk merasa dihargai dan dikelilingi oleh energi yang positif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









