Seserahan Pernikahan Apa Saja? Ini 8 Hal yang Biasa Ada dan Makna Dibalik Pemberian Tersebut

AKURAT.CO Seserahan pernikahan merupakan bagian penting dari tradisi pernikahan di berbagai budaya di seluruh dunia.
Bukan sekadar kumpulan barang, seserahan memiliki makna simbolis dan mewakili nilai-nilai tertentu dalam pernikahan.
Artikel ini akan membahas berbagai seserahan pernikahan yang umumnya disertakan dalam upacara pernikahan, serta makna di balik setiap hadiah tersebut.
-
Mas Kawin atau Mahar:
Salah satu seserahan yang paling umum adalah mas kawin atau mahar.
Mahar ini berupa uang atau barang berharga yang diberikan oleh pihak pria kepada pihak wanita sebagai tanda tanggung jawab dan keseriusan dalam menjalani kehidupan pernikahan.
-
Emas dan Perhiasan:
Emas dan perhiasan juga sering dijadikan seserahan pernikahan.
Selain sebagai simbol kekayaan dan kemakmuran, emas dan perhiasan juga dapat dianggap sebagai investasi untuk masa depan keluarga.
-
Kain Tenun atau Batik:
Kain tenun atau batik sering menjadi pilihan seserahan yang melambangkan keindahan, kerajinan, dan kearifan lokal.
Selain itu, kain tradisional sering dianggap sebagai simbol kesetiaan dan keutuhan.
Baca Juga: Seserahan Pernikahan dalam Islam: Bolehkan dengan Barang-Barang Mahal?
-
Perlengkapan Shalat:
Dalam beberapa budaya, seserahan pernikahan mencakup perlengkapan shalat seperti sajadah, mukena, atau Al-Qur'an.
Hal ini mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan spiritual dalam pernikahan.
-
Set Peralatan Dapur:
Beberapa keluarga memasukkan set peralatan dapur sebagai seserahan.
Ini melambangkan persiapan pihak wanita dalam mengurus rumah tangga dan memberikan dukungan bagi kehidupan bersama.
-
Beras dan Lauk Pauk:
Seserahan berupa beras dan lauk pauk menunjukkan semangat gotong-royong dan kerjasama dalam membangun keluarga.
Hadiah ini melambangkan kesiapan untuk berbagi dan saling mendukung.
-
Buah-buahan dan Kue:
Buah-buahan segar dan kue sering menjadi bagian dari seserahan.
Selain melambangkan kesuburan dan kelezatan dalam kehidupan, buah-buahan juga dianggap sebagai simbol keberuntungan.
-
Perhiasan Tradisional:
Beberapa daerah memiliki perhiasan tradisional khas yang dijadikan sebagai seserahan.
Perhiasan ini sering memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang tinggi.
Baca Juga: 10 Isi Seserahan Makeup Yang Sederhana Dan Lengkap
Makna di Balik Seserahan
-
Simbol Tanggung Jawab:
Mas kawin atau mahar tidak hanya sekadar nilai materi, tetapi juga merupakan simbol tanggung jawab dan komitmen serius dari pihak pria terhadap pihak wanita.
-
Kesetiaan dan Keharmonisan:
Seserahan seperti kain tenun atau batik sering diartikan sebagai simbol kesetiaan dan keharmonisan dalam menjalani kehidupan pernikahan.
-
Kemakmuran dan Kesejahteraan:
Emas dan perhiasan dijadikan seserahan untuk melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan yang diinginkan dalam keluarga yang baru terbentuk.
-
Keagamaan dan Spiritualitas:
Perlengkapan shalat dan bacaan Al-Qur'an menjadi seserahan yang mencerminkan kepentingan pada nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas dalam pernikahan.
-
Persiapan Memasak dan Mengurus Rumah Tangga:
Set peralatan dapur memberikan pesan tentang persiapan dan kesiapan pihak wanita dalam mengelola rumah tangga dengan baik.
-
Gotong-Royong dan Kerjasama:
Seserahan berupa beras dan lauk pauk mencerminkan semangat gotong-royong dan kerjasama dalam membangun keluarga yang harmonis.
Kesimpulan
Seserahan pernikahan bukan hanya sebagai formalitas atau tradisi semata, tetapi juga mengandung makna simbolis dan nilai-nilai yang mendalam.
Melalui berbagai jenis seserahan, pasangan yang akan menikah dapat saling menyampaikan pesan tentang tanggung jawab, kesetiaan, persiapan, dan nilai-nilai lain yang dianggap penting dalam membangun kehidupan bersama.
Seserahan menjadi bukti nyata dari keragaman budaya dan tradisi yang terjalin dalam keindahan pernikahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








