Layanan Haji & Umrah Makin Canggih! PT Indo Artha Multitek Boyong Teknologi Smart Health dan Palm Vein ke Indonesia

AKURAT.CO Prosesi ibadah haji dan umrah bagi jamaah Indonesia tampaknya bakal semakin aman, nyaman, dan kekinian.
PT Indo Artha Multitek baru saja memamerkan deretan inovasi teknologi kesehatan dan sistem digital masa depan dalam ajang International Hajj and Umrah Expo di JHICC Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Langkah ini diambil untuk mendukung penuh transformasi digital dalam ekosistem pelayanaan haji dan umrah di Tanah Air.
Baca Juga: Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Kasubdit Akomodasi Kemenag dan Dirut PT Alwan Zahira
Skrining Kesehatan Kilat Lewat Body Analyzer Berteknologi Korea.
Salah satu yang mencuri perhatian di pameran tersebut adalah body analyzer berbasis teknologi Korea. Alat canggih yang sudah diproduksi secara massal ini mampu memeriksa kondisi tubuh secara kilat.
Ke depannya, alat ini bisa menjadi instrumen skrining kesehatan utama bagi calon jamaah sebelum terbang ke Tanah Suci.
“Melalui alat ini, kondisi kesehatan calon jamaah dapat diketahui lebih awal sehingga membantu proses persiapan ibadah. Teknologi ini juga dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti fasilitas kesehatan, sekolah, pusat kebugaran, hingga area layanan publik seperti bandara,” ujar CEO/Direktur Utama PT Indo Artha Multitek.
Bukan cuma alat cek kesehatan, PT Indo Artha Multitek juga memperkenalkan teknologi absensi dan identifikasi berbasis telapak tangan (palm vein recognition).
Berbeda dengan pemindai sidik jari biasa atau retina mata, teknologi ini membaca pola pembuluh darah di telapak tangan. Hasilnya? Tingkat keamanan jauh lebih tinggi, proses deteksi ekstra cepat, dan yang paling penting: minim kontak fisik!
Teknologi ini dinilai sangat potensial untuk mengelola data data jamaah haji serta akses masuk gedung publik.
Demi melancarkan ekspansi, semua produk dari PT Indo Artha Multitek dipastikan sudah mengantongi izin resmi dan lulus uji mutu di Indonesia.
Perusahaan juga telah memperkuat tim pemasarannya dengan SDM yang menguasai multibahasa, mulai dari Bahasa Indonesia, Inggris, hingga Mandarin untuk menyasar pasar global.
Pihak manajemen menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak demi tata kelola haji yang modern dan efisien.
“Kami melihat pengelolaan haji ke depan harus semakin memanfaatkan teknologi informasi. Tanpa digitalisasi, akan sulit mengikuti perkembangan kebutuhan layanan yang semakin kompleks. Karena itu kami menghadirkan berbagai solusi, mulai dari teknologi kesehatan, sistem pelacakan jamaah (tracking), hingga pengelolaan data yang lebih efisien,” kata sang CEO.
Baca Juga: Kerikil Jumrah Hilang Setelah Dilempar Jemaah Haji: Ke Mana Perginya?
Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pihak travel, PT Indo Artha Multitek optimistis inovasi mereka bisa memberikan kontribusi nyata bagi jutaan jamaah Indonesia.
"Perusahaan optimistis inovasi teknologi yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi jutaan jamaah Indonesia yang menunaikan ibadah haji maupun umrah setiap tahunnya," tambahnya, didampingi oleh Tania Razif selaku Chief Marketing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








