7 Aturan Berbuka Puasa yang Benar dan Sehat

AKURAT.CO Berbuka puasa yang benar dan sehat merupakan hal penting agar tidak terkena penyakit.
Selain itu, bukan hanya penyakit saja jika berbuka dengan berlebihan juga dapat membuat berat badan meningkat.
Ada beberapa aturan berbuka puasa yang benar dan sehat yang akan dijelaskan di sini. Untuk menghindari berbagai penyakit, maka penting mengetahui apa saja aturan puasa yang benar dan sehat.
Baca Juga: Buka Puasa Bersama Puteri Indonesia 2024 Jadi Ajang Business Gathering
Berikut tujuh aturan berbuka puasa yang benar dan sehat yang dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (27/3/2024).
1. Segera langsung berbuka jika sudah waktunya
Saat azan berkumandang atau waktu buka telah tiba, usahakan untuk segera langsung berbuka puasa.
Jangan menunda waktu berbuka puasa, karena semakin lama menunda untuk makan dan minum, dapat menyebabkan badan menjadi lemas dan dehidrasi. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan dan bisa membuat puasa yang dijalani menjadi tidak lancar juga.
2. Hindari porsi yang banyak atau besar
Berbuka puasa dengan porsi normal atau tidak berlebihan merupakan hal penting bagi kesehatan.
Saat berbuka, sebaiknya makan makanan yang ringan terlebih dahulu. Lalu selanjutnya bisa dengan menunaikan ibadah salat maghrib dahulu. Jadi, ada jeda antara makan ringan dan makan berat agar tubuh juga tidak kaget dan sistem percenaan dapat berfungsi dengan baik.
3. Makan dengan perlahan
Aturan selanjutnya adalah makan dengan perlahan.
Usahakan kunyah makanan agar membantu pencernaan menyesuaikan setelah berpuasa seharian.
Jika menelan makanan dengan cepat atau tanpa dikunyah hingga halus akan membuat pencernaan bekerja lebih berat.
Selain itu, makan dengan cepat juga diketahui bisa memicu meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas.
4. Konsumsi buah yang kaya akan serat
Berikutnya, mengonsumsi makanan yang akan serat saat berbuka puasa dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Buah yang kaya akan serat, yakni seperti semangka, stroberi, apel, dan lainya. Serat ini sangat dibutuhkan agar pencernaan tetap sehat.
Serat juga diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menjaga kadar gula darah, dan lain sebagainya.
5. Utamakan untuk selalu penuhi kebutuhan cairan
Selama berpuasa, mengutamakan kebutuhan cairan merupakan hal penting yang wajib dilakukan.
Konsumsi cairan yang cukup selama berpuasa dengan sekiranya delapan gelas dalam sehari atau setara dengan 1,5-2 liter air.
Cara yang bisa diterapkan selama berpuasa, yakni dengan minum dua gelas saat berbuka, kemudian empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
6. Menjaga makan dengan gizi seimbang
Menjaga makan dengan gizi seimbang juga merupakan hal penting yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pastikan untuk selalu mengonsumsi menu sehat dengan komposisi seimbang selama berpuasa ini.
Menu sehat tersebut antara lain terdiri dari protein, serat, lemak, vitamin, dan mineral.
Walaupun sedang berpuasa, kebutuhan gizi juga tetap penting untuk dipenuhi. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Baca Juga: Anak Perlu Serat Agar Pencernaan Kuat Tak Mudah Kena Alergi
7. Hindari minuman bersoda dan kafein
Aturan terakhir, yakni dengan menghindari minuman yang bersoda dan kafein. Pasalnya, berbuka dengan minuman bersoda dan kafein dapat menyebabkan dehidrasi dan memiliki efek yang buruk bagi kesehatan.
Kafein diketahui juga dapat meningkatkan asam lambung. Selain itu juga dapat mengganggu jadwal tidur yang tidak baik untuk kesehatan jantung, dan bisa menyebabkan obesitas, serta penyakit lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









