Jangan Hidup Berdampingan, Berikut Cara Agar Rumah Tidak Ikut Dihuni Jin

AKURAT.CO Pada hakikatnya, jin menyukai tempat-tempat yang kotor dan gelap. Tak jarang kondisi seperti ini dapat ditemui di dalam rumah dan tanpa sadar menjadi tempat bagi jin untuk berdiam diri. Keadaan seperti ini tentu harus ditangani dengan melakukan sejumlah cara yang dapat mengusir jin dari dalam rumah.
Manusia dan jin yang hidup berdampingan dalam satu rumah dapat menimbulkan ketidaknyamanan dalam melakukan aktivitas. Keberadaan jin yang dekat dengan manusia memungkinkan gangguan-gangguan yang diberikan jin semakin mudah dan sering dilakukan.
Gangguan yang biasa terjadi, diantaranya suasana rumah yang panas, gangguan suara, dan lain sebagainya. Namun selain itu, jin juga gemar menghasut dan memermainkan hati manusia sehingga tak jarang muncul pertengkaran antar anggota keluarga sebagai penghuni rumah.
Baca Juga: Kerap Tertukar, Berikut Beda Jin Dan Setan Dalam Al-Quran
Untuk itu, terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan agar gangguan dan keberadaan jin dapat diusir keluar dari dalam rumah:
1. Membaca Al-Baqarah
Membaca surat Al-Baqarah dari awal surat hingga akhir ayat mampu mengusir jin yang berada dalam rumah. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi SAW yang berbunyi:
“Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقر
(artinya): “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR Muslim, At-Tirmidzi).
2. Membaca doa sebelum masuk rumah dan sebelum makan
Membaca doa sebelum masuk rumah terbukti dapat menghindari jin untuk ikut masuk dan mendiami rumah. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:
“Dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ
(artinya): “Apabila ada orang yang masuk rumah, kemudian dia mengingat Allah ketika masuk ke dalamnya, dan ketika ia makan, maka setan akan berkata (kepada temannya): “Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam.” Namun apabila dia masuk ke rumahnya tidak mengingat Allah, setan berkata: “Kalian mendapatkan tempat menginap,” (HR. Muslim, Abu Daud, dan yang lainnya).
3. Membaca doa saat menutup pintu dan keluar rumah
Membaca doa saat menutup pintu dan hendak keluar rumah juga dapat dijadikan sebagai cara menghindari jin untuk masuk dan menghuni rumah. Dijelaskan dalam hadis berikut, yang berbunyi:
“Dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW memberikan banyak saran agar tidak terganggu jin. Salah satunya:
وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا
(artinya): “Tutuplah pintu, dan sebutlah nama Allah. Karena setan tidak akan membuka pintu yang tertutup (yang disebut nama Allah).” (HR Bukhari, Muslim dan yang lainnya).
Baca Juga: 7 Tahun Pacaran, Baek Jin Hee Dan Yoon Hyun Min Putus
4. Menyingkirkan hiasan rumah dari gambaran makhluk bernyawa
Menyingkirkan hiasan rumah dari gambaran makhluk bernyawa, baik pada foto, lukisan, ataupun patung dapat dilakukan untuk melindungi rumah menjadi hunian bagi jin. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:
“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
أَنَّ المَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ
(artinya): “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada gambar.” (HR Bukhari, Nasai, dan yang lainnya).
Dengan menghindari hiasan-hiasan bergambar dari dalam rumah, malaikat akan masuk ke dalam rumah dan menjadi penjaga agar jin tidak masuk kedalamnya.
5. Menjaga kebersihan rumah
Menjaga kebersihan rumah dengan membersihkannya dari tempat kotor, gelap, dan penuh sampah dapat dilakukan sebagai cara untuk mencegah jin mendiami suatu rumah. Karena pada kondisi-kondisi tersebutlah jin merasa senang dan memilih tinggal pada tempat tersebut. (Yasmina Nuha)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









