Akurat

Benarkah Jika Palestina Bebas Dan Merdeka Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Yuk Simak Penjelasannya

Titania Isnaenin | 6 November 2023, 15:16 WIB
Benarkah Jika Palestina Bebas Dan Merdeka Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Yuk Simak Penjelasannya

 

AKURAT.CO- Pembahasan mengenai Palestina merdeka adalah tanda kiamat, saat ini tengah mencuat semenjak memanasnya konflik mengenai Israel yang kembali menyerang Palestina.

Ada yang bahkan mengatakan bahwa kiamat akan tiba jika Palestina dapat mengalahkan Israel.

Lalu, apakah merdekanya Palestina benar-benar merupakan tanda kiamat? Simak penjelasannya berikut ini.

Benarkah Palestina merdeka adalah tanda kiamat sudah dekat?

Masyarakat percaya bahwa jika Palestina berhasil merebut kembali Baitul Maqdis, maka akan terjadi kiamat.

Kota suci Baitul Maqdis berada di Timur Tengah, tepatnya di Palestina.

Saat hadis Abu Dawud dari Abdullah bin Hawala muncul, keyakinan masyarakat semakin diperkuat.

Menurut beliau, Rasulullah SAW bersabda:

 يَا ابْنَ حَوَالَةَ، إِذَا رَأَيْتَ الْخِلَافَةَ قَدْ نَزَلَتْ أَرْضَ الْمُقَدَّسَةِ فَقَدْ دَنَتِ الزَّلَازِلُ وَالْبَلَابِلُ وَالْأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنَ النَّاسِ مِنْ يَدِي هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ

"Wahai Ibn Hawala, ketika kamu melihat khilafah telah turun ke Baitul Maqdis (Yerusalem), maka saat itu akan mendekat gempa bumi, bencana besar dan masalah besar. Pada hari itu, saat kiamat akan lebih dekat bagi manusia daripada jarak ini antara tanganku dan kepalamu." (HR. Abu Dawud)

Akan tetapi, berdasarkan tulisan Syaikh Syu'aib Al-Arnauth, hadis ini dianggap lemah karena perawi-perawi dari rantai hadis ini menimbulkan keraguan. 

Selain itu, isi hadis ini dianggap bertentangan dengan sunnah yang telah dikenal dan diterima oleh umat Islam karena mengandung ramalan tentang peristiwa penting yang akan terjadi di masa depan, yang mungkin tidak sesuai dengan karakter hadis lainnya.

Hadis ini tidak dapat digunakan sebagai hujjah karena lemah.

Bahkan dalam jilid pertama Himpunan Putusan Tarjih (HPT), Kitab Iman menyatakan, "Kita wajib percaya akan hal yang dibawa oleh Nabi Saw, yakni al-Qur'an dan berita dari Nabi Muhammad SAW yang mutawatir dan memenuhi syarat-syaratnya. Dan yang wajib kita percayai adalah yang tegas saja"

Hanya manusia biasa yang tidak tahu kapan sebenarnya kiamat akan terjadi; hanya Allah SWT yang tahu kapan dunia akan berakhir.

Namun, sebagai umat Islam, kita telah diajarkan tentang tanda-tanda kiamat di sekolah kita. Surat Al-Araf ayat 187 menyatakan hal ini:

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Kapankah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya, pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan kapan kedatangannya selain Dia. Kiamat itu sangat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan akan datang dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.