Akurat

Wajib Diketahui! Berikut Ini Adab Masuk WC Dalam Islam

User Migras | 15 Oktober 2023, 19:02 WIB
Wajib Diketahui! Berikut Ini Adab Masuk WC Dalam Islam

AKURAT.CO Ketika masuk ke dalam WC seseorang harus memerhatikan apa saja yang bisa dibawa dan tidak baik saat buang air kecil ataupun air besar.

Dalam Islam dijelaskan tentang tata cara dan adab masuk ke dalam WC dan seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ketika masuk dan keluar dari kamar mandi.

Kenapa demikian? Karena ada banyak sekali aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Tips Melatih Anak Buang Air Kecil dan BAB Sendiri di WC dengan Menyenangkan

Oleh sebab itu, saat menjalani aktivitas seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum memulai atau melakukan sesuatu, termasuk membaca doa sebelum masuk dan keluar kamar mandi.

Adapun doa masuk dan keluar WC atau kamar mandi adalah sebagai berikut:

Doa masuk WC; بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari jin laki-laki dan perempuan."

Doa masuk WC di atas dijelaskan melalui hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh beberapa perawi hadis yaitu; "Dari Anas bin Malik Ra, Rasulullah SAW bersabda: "Adalah Rasulullah SAW ketika memasuki kamar mandi maka beliau mengucapkan "Allahumma Innii A'uudzu Bika Minal Khubutsi Wal Khabaa-Its" (Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan) (HR. Bukhari No. 142, Muslim No. 376, Tirmidzi No. 6 Abu Dawud No.4, Nasa'i dalam as Shughro 19, Ibnu Majah No. 298, dan lain-lain).

Doa keluar WC; غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

Artinya: "Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa sakit dan menyembuhkanku."

Baca Juga: Tidak Boleh Buang Air Menghadap Kiblat, Bagaimana Kalau WC dalam Rumah?

Adab Masuk WC

Di samping membaca doa, ada beberapa adab yang harus diketahui sebelum masuk ke dalam WC.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini adab masuk WC:

Membaca Bismillahirrahmanirrahim kemudian dilanjutkan dengan membaca doa masuk WC. Karena membaca bismillah lebih ditekankan sebagaimana termaktub dalam hadis Nabi saw. yaitu;

"Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah, jika salah seorang di antara mereka memasuki tempat buang hajat, lalu ia mengucapkan bismillah." (HR. Tirmidzi No. 606, dari Ali bin Abi Tholib, Syaikh al Albani mengatakan bahwa hadis ini Shahih)

Mendahulukan kaki kiri daripada kaki kanan saat masuk kamar mandi, seperti yang sudah dijelaskan melalui hadis Rasulullah yang lebih suka mendahulukan yang kanan untuk setiap perkara yang baik.

"Nabi SAW lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik)." (HR. Bukhari No. 168 dan Muslim No. 268, dari Aisyah Ra.)

Tidak membawa sesuatu yang bertuliskan nama Allah, seperti cincin atau handphone yang memiliki tulisan berlafal Allah atau terdapat tulisan al-Quran.

Hal ini dijelaskan melalui hadis, walaupun hadis ini dikatakan hadis munkar oleh Abu Daud dan Syaikh al Albani. "Diriwayatkan dari Anas bin Mali mengatakan: Rasulullah SAW biasa ketika memasuki kamar mandi, beliau meletakkan cincinnya." (HR. Abu Daud No.19 dan Ibnu Majah No.303), tetapi hadis ini munkar yang diingkari oleh banyak peneliti hadis. Namun memang benar bahwasanya cincin Rasulullah bertuliskan "Muhammad Rasulullah". (HR. Bukhari No. 5872 dan Muslim No. 2092)

Tidak menghadap kiblat atau pun membelakanginya; "Jika kalian mendatangi jamban maka janganlah kalian menghadap kiblat dan membelakanginya. Akan tetapi hadaplah ke arah timur atau barat."

Abu Ayub mengatakan. Dulu kami pernah tinggal di Syam dan kami mendapati jamban kami dibangun menghadap kiblat, lalu kami pun mengubah arah tempat tersebut dan kami memohon ampun pada Allah SWT." (HR. Bukhari No. 394 dan Muslim No.264)

Dilarang berbicara secara mutlak ketika berada di dalam WC, kecuali darurat.

Dari Ibnu Umar beliau berkata: "Ada seseorang yang melewati Rasulullah SAW dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya." (HR. Muslim No. 370)

Itulah beberapa adab yang harus diketahui sebelum masuk ke dalam kamar mandi atau tempat buang hajat.

Selain penjelasan hadis mengenai adab masuk WC di atas, tentunya masih banyak lagi adab-adab beserta hadis yang menjelaskan tentang adab membuang hajat.

Ketika berada di dalam WC, seseorang tidak boleh berlama-lama karena hal ini dilarang sebagaimana yang terdapat dalam Thufatul Muhtaj, 2/214 yakni Al-Faqih Ibnu Hajar al-Haitasi berkata "Dimakruhkan berdiam lama di tempat buang hajat."

Di sisi lain, larangan berlama-lama di dalam kamar mandi juga dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiah. "Jangan berlama-lama di tempat itu tanpa keperluan karena berdiam lama di tempat itu adalah makruh. Karena itu adalah tempat keberadaan setan dan tempat disingkapnya aurat." (Syahrul Umdah, 1/60)

Wallahu a'lam bissawab. (Raodatuljanah)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

U
Reporter
User Migras
W
Editor
Wahyu SK