PINTU Tambah 10 Tokenisasi Aset Global, RWA Tembus USD25 Miliar

AKURAT.CO PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memberikan pilihan aset investasi aset crypto yang beragam bagi penggunanya.
Kali ini, PINTU menambahkan 10 tokenisasi aset global yang dapat diperdagangkan oleh pengguna PINTU.
Dilansir dari Pintu Academy, tokenisasi adalah sebuah proses yang membuat hak kepemilikan terhadap suatu aset dapat direpresentasikan sebagai token dan disimpan di jaringan blockchain.
Sementara itu contoh tokenisasi adalah aset-aset di dunia nyata seperti mata uang, saham, obligasi, komoditas, properti, dan lain-lain.
Baca Juga: Bitcoin Melemah 30 Persen, Sentimen The Fed Tekan Pasar Kripto
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengungkapkan bahwa pada periode Februari hingga Maret 2026, kami telah melisting 10 aset crypto. Deretan token tersebut meliputi Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), Chevron (CVXX), Advanced Micro Devices (AMDX), iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLTX), Eli Lilly (LLYX), iShares Core US Aggregate Bond ETF (AGGX), iShares Core MSCI EAFE ETF (IEFAX), UnitedHealth (UNHX), & PepsiCo (PEPX).
"Oleh karena itu, pilihan tokenisasi aset ini memungkinkan investor crypto bisa melakukan diversifikasi aset tidak hanya ke proyek-proyek berbasis crypto, tapi tokenized asset pilihan seperti saham, Exchange Traded Fund (ETF), Silver, Emas, dalam bentuk tokenisasi yang seluruhnya dapat diakses dengan mudah di aplikasi PINTU,” ucapnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Berdasarkan data dari website rwa.xyz, diperlihatkan bahwa pasar tokenisasi Real World Asset (RWA) terus mengalami pertumbuhan positif dengan angka on-chain menunjukkan total nilai tokenisasi RWA mencapai US$25,03 miliar atau berkisar Rp423 triliun.
Dalam gelaran konferensi Consensus Hong Kong, tokenisasi RWA menjadi salah satu topik utama yang dibahas. Disebutkan bahwa gelombang pertumbuhan sektor ini semakin didorong oleh partisipasi institusi besar.
Baca Juga: CEO Indodax Masuk Fortune Indonesia 40 Under 40 2026, Industri Kripto Kian Diakui
Selain itu, sejumlah ahli menilai bahwa pemanfaatan teknologi blockchain dalam tokenisasi aset memungkinkan proses yang lebih efisien, penyelesaian transaksi yang lebih cepat, serta transparansi yang lebih tinggi karena seluruh transaksi dapat tercatat dan diverifikasi secara terbuka.
“Dengan penambahan puluhan tokenized asset di aplikasi PINTU, kini terdapat lebih dari 300 aset crypto yang dapat diinvestasikan dan diperdagangkan oleh pengguna. Ke depan, melihat potensi besar dari perkembangan tokenisasi aset, kami akan terus menghadirkan beragam pilihan aset crypto yang relevan agar pengguna PINTU dapat melakukan diversifikasi portofolio lebih optimal serta mengakses kesempatan investasi aset global dengan lebih mudah,” tutup Iskandar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








