BSI Luncurkan Tabungan Umrah, Setoran Awal Cuma Rp100 Ribu

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) resmi meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah untuk mempermudah nasabah merencanakan dan menjalankan ibadah umrah.
Produk ini menawarkan setoran awal mulai Rp100 ribu tanpa biaya administrasi bulanan serta terintegrasi dengan ekosistem perjalanan umrah.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, produk ini dirancang sebagai solusi end-to-end bagi jemaah, mulai dari menabung, membeli paket umrah, hingga bertransaksi selama berada di Arab Saudi.
Baca Juga: Usai Umrah Bersama Anak, Celine Evangelista Doa untuk Karier dan Keteguhan Iman
“Insya Allah nanti ekosistemnya terintegrasi end-to-end dari menabungnya di BSI, beli paketnya di BSI, transaksi menggunakan kartu BSI, dan pas umrah bisa terintegrasi terus dengan ekosistem di BSI karena tabungan ini bisa terus digunakan sebagai tabungan harian,” ujar Anton di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Skema Produk dan Fitur
BSI Tabungan Umrah menggunakan akad wadiah dan tersedia dalam dua pilihan valuta, yakni rupiah (IDR) dan dolar AS (USD).
Untuk rekening rupiah yakni ada Setoran awal minimum Rp100 ribu, Setoran selanjutnya minimal Rp10 ribu, Saldo minimum Rp50 ribu, dan Biaya penutupan rekening Rp20 ribu.
Untuk rekening dolar AS ada Setoran awal minimum USD10, Setoran selanjutnya minimal USD5, Saldo minimum USD10 dan Biaya penutupan rekening USD5.
Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Bidik Rights Issue Rp7 Triliun
Produk ini juga dilengkapi Kartu Debit Visa Mabrur dengan fasilitas tarik tunai gratis di ATM Arab Saudi, kurs kompetitif, cashback transaksi, serta program donasi dari pembelian di merchant makanan.
Selain itu, tabungan terintegrasi dengan aplikasi BYOND by BSI dan platform Bewize BSI untuk memudahkan travel rekanan memonitor dana nasabah berdasarkan persetujuan.
“BSI Tabungan Umrah diharapkan juga menjadi close loop pada ekosistem wisata halal dengan fitur pembelian paket umrah travel melalui BYOND by BSI,” kata Anton.
Sebagai informasi, peluncuran produk ini dilakukan di tengah besarnya pasar umrah Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah jemaah umrah Indonesia pada 2023 mencapai lebih dari 1,4 juta orang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu penyumbang jemaah terbesar ke Arab Saudi.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia berdasarkan aset, BSI mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan sejak merger pada 2021. Dalam laporan kinerja terakhir 2025, BSI juga membukukan nilai transaksi remitansi sebesar Rp116 triliun, menunjukkan kuatnya aktivitas transaksi lintas negara nasabah.
Produk tabungan tematik seperti ini juga sejalan dengan penguatan ekosistem halal nasional, yang menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi syariah pemerintah.
Oleh karena itu, bagi nasabah produk tersebut memberikan akses tabungan khusus tanpa biaya admin, fleksibel setoran, serta kemudahan transaksi internasional.
Bagi pelaku travel umrah, integrasi sistem memungkinkan pengelolaan dana yang lebih transparan dan terstruktur.
Dari sisi industri, langkah ini memperkuat model business-to-consumer (B2C) sekaligus business-to-business (B2B) dalam ekosistem haji dan umrah, termasuk integrasi pembayaran, remitansi, hingga layanan digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









