Akurat

Apa Itu Obligasi Negara Ritel (ORI)? Ini Panduan Lengkap Investasinya

Ratu Tiara | 3 Februari 2026, 20:28 WIB
Apa Itu Obligasi Negara Ritel (ORI)? Ini Panduan Lengkap Investasinya

AKURAT.CO Investasi Obligasi Ritel Indonesia (ORI) semakin digemari oleh investor di Indonesia, terutama bagi pemula yang ingin memulai investasi aman dengan hasil menarik dan risiko relatif rendah. Produk ini menawarkan peluang mendapatkan pendapatan tetap berupa kupon yang dibayar rutin, sambil ikut berkontribusi pada pembiayaan pembangunan negara.

Obligasi Ritel Indonesia merupakan surat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah RI dan ditawarkan khusus kepada perorangan WNI untuk berinvestasi.

Ketika Anda membeli ORI, berarti Anda meminjamkan uang kepada pemerintah, dan sebagai imbalannya pemerintah akan membayar bunga tetap (kupon) secara berkala serta mengembalikan modal pokok saat jatuh tempo.

 Baca Juga: Pefindo Sunat Peringkat Kredit WIKA ke Level Default Usai Gagal Bayar Obligasi

Keuntungan Investasi ORI

  1. Aman dan Terpercaya
  2. Pendapatan Tetap dan Stabil
  3. Modal Terjangkau
  4. Likuiditas di Pasar Sekunder
  5. Potensi Capital Gain
  6. Kontribusi terhadap Pembangunan Nasional

Cara Kerja ORI

1. Penerbitan oleh Pemerintah

Pemerintah membuka masa penawaran ORI pada jadwal tertentu, seperti seri ORI027, ORI028, atau lainnya.

2. Pembelian oleh Investor Ritel

Individu dapat membeli ORI melalui mitra distribusi resmi seperti bank atau platform digital.

3. Pembayaran Kupon Rutin

Investor menerima bunga tetap sesuai jadwal dalam periode tenor yang dipilih, misalnya 3 tahun atau 6 tahun.

4. Pengembalian Pokok Saat Jatuh Tempo

Pada akhir tenor, pemerintah akan mengembalikan modal pokok secara penuh kepada investor.

Cara Membeli ORI

1. Registrasi di Mitra Distribusi Resmi

Sebelum masa penawaran dimulai, lakukan registrasi melalui aplikasi bank atau platform investasi yang menjadi mitra distribusi ORI.

2. Pilih Seri ORI yang Akan Dibeli

Pastikan membaca informasi memorandum produk, termasuk tenor dan kupon.

3. Lakukan Pembayaran

Setelah registrasi dan pemesanan, lakukan pembayaran sesuai jadwal agar alokasi obligasi tercatat atas nama Anda.

4. Pantau Kepemilikan Anda

Investor dapat mengecek status kepemilikan ORI melalui platform e-SBN atau aplikasi bank.

Risiko yang Perlu Dipahami

1. Risiko Pasar Sekunder

Harga saat dijual di pasar sekunder bisa berfluktuasi tergantung kondisi pasar.

  1. Risiko Suku Bunga

Ketika suku bunga pasar naik, harga obligasi lama bisa turun jika dijual sebelum jatuh tempo.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Yield Obligasi dan Cara Kerjanya

Perbandingan Singkat Obligasi dengan Jenis Investasi Lain

Obligasi merupakan surat utang yang memberikan bunga tetap dan risiko rendah, saham merupakan bentuk kepemilikan perusahaan yang memiliki potensi return lebih tinggi tetapi juga bergejolak.

Obligasi lebih cocok untuk investor konservatif atau yang butuh pendapatan pasif stabil.

ORI sebagai pilihan investasi menarik bagi investor pemula maupun yang mencari risiko rendah dengan imbal hasil tetap.

Melalui kupon bulanan, pengembalian pokok yang dijamin negara, dan modal terjangkau, ORI bisa menjadi dasar portofolio investasi yang stabil.

Dengan memahami cara kerja, keuntungan dan risiko, investor dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari instrumen ini.

Marina Yeremin Sindika Sari (Magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R