BI: Rasio ULN RI ke PDB Turun Jadi 29,3% pada November 2025

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 turun menjadi USD423,8 miliar. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan posisi Oktober 2025 yang tercatat sebesar USD424,9 miliar.
Seiring dengan penurunan nominal, rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga turun dari 29,4% menjadi 29,3%.
BI menilai perkembangan tersebut mencerminkan penguatan fundamental ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga: BI: Keyakinan Konsumen Tetap Kuat Desember 2025, Tabungan Meningkat
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menyatakan struktur ULN Indonesia tetap sehat dan terjaga. Hal itu didukung oleh dominasi utang jangka panjang yang mencapai 86,1% dari total ULN.
“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” kata Ramdan dalam keterangan resmi di Jakarta.
Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,2% (year on year/yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar 0,5% (yoy). Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh menurunnya pertumbuhan ULN sektor publik.
Baca Juga: Lebih Kredibel, BI Sosialisasikan Indonia sebagai Acuan Baru Suku Bunga Antarbank
BI menegaskan koordinasi antara bank sentral dan pemerintah akan terus diperkuat untuk memantau perkembangan ULN, sekaligus meminimalkan risiko terhadap stabilitas perekonomian nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









