Praisindo Kenalkan WMS 2025, Sistem Manajemen Kekayaan Berbasis AI yang Akan Ubah Masa Depan Keuangan

AKURAT.CO Transformasi industri keuangan Indonesia memasuki babak baru. PT Praisindo Teknologi, anak perusahaan Censof Holdings Berhad (Bursa Malaysia: CENSOF), resmi memperkenalkan Praisindo WMS 2025 – Intelligent Wealth Platform™, sistem manajemen kekayaan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu lembaga keuangan memberikan layanan investasi lebih cepat, aman, dan personal.
Peluncuran ini dilakukan dalam acara “Sharing Session & Technology Update – Wealth Technology 2025” di Restoran Kembang Goela, Jakarta, Rabu, 5 November 2025. Lebih dari 35 institusi keuangan hadir, termasuk bank, manajer investasi, asuransi, dan dana pensiun. Acara ini juga menggandeng Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) serta mitra teknologi dari Malaysia dan Indonesia.
Tema yang diusung tahun ini cukup ambisius: “Masa Depan Wealth Management Indonesia: AI, Otomasi, Pembayaran Terintegrasi, dan Keamanan Digital untuk Melayani 20 Juta Investor.”
AI dan Wealth Management: Dari Eksklusif Menjadi Aksesibel
Direktur PT Praisindo Teknologi, Boyke Bader Brillianto, menegaskan bahwa lonjakan jumlah investor ritel di Indonesia—yang kini mendekati 20 juta SID aktif—mendorong kebutuhan akan sistem wealth management yang lebih cerdas, aman, dan scalable.
Melalui Praisindo WMS 2025, Praisindo menghadirkan AI Wealth Navigator, modul kecerdasan buatan yang berperan sebagai co-pilot investasi. Fungsinya tidak hanya memberikan rekomendasi investasi, tapi juga membantu nasabah melakukan perencanaan keuangan berbasis tujuan hidup seperti pendidikan anak, membeli rumah, atau persiapan pensiun.
Hazairin, Project Director sekaligus CEO PT Praisindo Teknologi, menjelaskan dalam sesi doorstop bahwa kehadiran AI justru memperluas jangkauan layanan wealth management, bukan menggantikannya.
“Dengan adanya AI tools, tujuannya adalah membantu bank menerapkan inklusi keuangan lebih cepat. Rumah tangga kelas menengah ke bawah bisa menikmati layanan wealth yang dulu hanya bisa diakses kalangan atas,” ujar Hazairin.
Menurutnya, AI akan membantu masyarakat berpindah dari perilaku spekulatif menuju perencanaan keuangan yang lebih matang. “Yang selama ini tidak terjangkau, kini bisa dijangkau. Tujuan utama kami adalah mendemokratisasi wealth management,” tambahnya.
Praisindo WMS 2025: Platform Wealth Cerdas Generasi Baru
Praisindo WMS 2025 dikembangkan sebagai platform manajemen kekayaan generasi terbaru yang menggabungkan Customer Portfolio Management (CPM) dan Order Management System (WMS) dengan teknologi AI, analitik data, dan pengalaman digital modern.
Melalui sistem ini, bank dan lembaga keuangan dapat:
-
Memberikan konsultasi keuangan berbasis AI yang lebih akurat dan efisien.
-
Membekali relationship manager (RM) dengan alat digital yang meningkatkan produktivitas dan membangun kepercayaan nasabah.
-
Menjamin pengalaman investasi mulus dan sesuai regulasi di semua kanal, baik mobile, cabang, maupun asistensi daring.
-
Mempercepat kepatuhan terhadap regulasi seperti OJK, BI, AML/KYC, dan PDP.
-
Mengoptimalkan efisiensi operasional lewat otomatisasi dan integrasi data tanpa hambatan.
Hazairin menegaskan bahwa Praisindo kini menjadi pionir platform wealth management berbasis AI di Indonesia.
“Kita bisa klaim sebagai yang pertama dan market leader di Indonesia. Saat ini kami sudah dipercaya oleh 18 bank, dan jumlah itu terus bertambah,” ujarnya.
Teknologi Kolaboratif: AI, Otomasi, Pembayaran, dan Keamanan
Dalam acara yang sama, sejumlah mitra teknologi Praisindo turut memaparkan inovasi mereka.
1. Cognitive Consulting – Hyperautomation dan Agentic RPA
General Manager Cognitive Consulting, Luqman Hariz Shamshul Raziff, menjelaskan bagaimana digital worker dan robotic process automation (RPA) dapat membantu wealth manager menangani ribuan investor setiap hari.
“Dengan robot berbasis pengetahuan, proses bisa dipercepat. Robot bisa langsung mempelajari knowledge base tanpa perlu pelatihan manual seperti manusia,” ungkapnya.
2. Ascertain Technologies – Pembayaran Digital Terintegrasi
CEO Rathnavel Anandhakumar (Ratnaa) dari Ascertain Technologies menyoroti pentingnya integrasi pembayaran digital dalam ekosistem wealth management.
“Indonesia termasuk negara yang cepat beradaptasi dengan transaksi digital. Kami akan menghadirkan solusi RupiahPay, versi lokal dari RinggitPay, yang bisa terintegrasi langsung dengan WMS 2025,” jelasnya.
Ia juga memastikan sistem ini sudah bersertifikasi Bank Negara Malaysia dan patuh terhadap audit internasional.
3. Peris.ai – Keamanan Digital dengan Zero-Trust Architecture
Vice President Product Ginanjar Fahrul dari Peris.ai menambahkan bahwa keamanan data menjadi faktor kunci dalam penerapan AI di sektor keuangan.
Menurutnya, sistem keamanan kini harus berbasis Zero Trust, dengan deteksi ancaman otomatis dan dukungan AI agent untuk pemantauan real-time.
“Dengan pendekatan ini, kami bisa memperkuat sistem keamanan siber agar tetap adaptif terhadap ancaman baru tanpa mengorbankan kecepatan layanan,” jelasnya.
Kolaborasi dan Kepercayaan di Tengah Transformasi Industri
Dari sisi asosiasi, Mauldy R. Makmur, Executive Director APRDI, menilai kolaborasi antara lembaga keuangan dan penyedia teknologi seperti Praisindo merupakan langkah penting dalam mengatasi tantangan industri reksa dana dan investasi.
Menurutnya, sektor ini sedang memasuki masa perubahan besar di mana teknologi menjadi penentu daya saing.
“Dalam dua tahun terakhir, reksa dana mengalami tantangan besar. Tapi Indonesia masih punya potensi besar untuk mengembangkan industri investasi dengan dukungan teknologi yang tepat,” katanya.
Masa Depan Wealth Management: Hibrid dan Berempati
Meski teknologi semakin dominan, Praisindo menegaskan bahwa AI tidak akan menggantikan peran manusia sepenuhnya.
“AI itu hanya mesin. Empati dan hubungan dengan nasabah tetap tidak tergantikan,” ujar Hazairin. “Sistem kami dirancang sebagai co-pilot, bukan pengganti manusia.”
Dengan pendekatan ini, AI dan manusia justru saling melengkapi. AI mempercepat analisis dan otomatisasi, sementara RM tetap memegang kendali penuh dalam memberikan sentuhan personal dan membangun kepercayaan nasabah.
Tentang Praisindo dan Censof Holdings
Didirikan pada 2003 dan menjadi bagian dari Censof Holdings Berhad sejak 2012, PT Praisindo Teknologi telah dipercaya oleh lebih dari 50 institusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara. Portofolionya meliputi Wealth Management System (WMS), Investment Management System (IMS), Customer Portfolio Management (CPM), dan digital advisory berbasis AI.
Censof Holdings sendiri merupakan grup teknologi publik asal Malaysia yang berfokus pada pengembangan solusi FinTech, e-Government, serta Wealth & Asset Management. Melalui Praisindo, mereka berkomitmen menghadirkan inovasi digital untuk sektor publik dan keuangan di Asia Tenggara.
Penutup: AI, Inklusi, dan Masa Depan Finansial Indonesia
Peluncuran Praisindo WMS 2025 menjadi penanda bahwa masa depan wealth management Indonesia sedang bertransformasi menuju ekosistem yang lebih inklusif, efisien, dan berbasis AI.
Dengan dukungan otomasi, keamanan siber, dan sistem pembayaran digital terintegrasi, layanan pengelolaan kekayaan kini tak lagi menjadi milik kalangan elit.
Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan inovasi teknologi finansial seperti ini, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.
Baca Juga: Apple Siapkan Lebih Banyak Kemitraan AI, Siri Baru Direncanakan Meluncur 2026
Baca Juga: MUI Akan Bahas Dampak AI terhadap Pemahaman Agama di Munas XI
FAQ
1. Apa itu Praisindo WMS 2025 – Intelligent Wealth Platform™?
Praisindo WMS 2025 adalah platform manajemen kekayaan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh PT Praisindo Teknologi. Sistem ini membantu lembaga keuangan memberikan layanan investasi yang lebih cepat, aman, dan personal.
2. Siapa yang meluncurkan Praisindo WMS 2025?
Peluncuran dilakukan oleh PT Praisindo Teknologi, anak perusahaan dari Censof Holdings Berhad (Bursa Malaysia: CENSOF), dalam acara “Wealth Technology 2025” di Jakarta.
3. Apa tujuan utama dari pengembangan Praisindo WMS 2025?
Tujuannya adalah mendemokratisasi layanan wealth management, agar tidak hanya bisa diakses kalangan elit, tapi juga masyarakat kelas menengah dan menengah ke bawah melalui dukungan AI dan otomasi.
4. Bagaimana peran AI dalam sistem Praisindo WMS 2025?
AI berperan sebagai Wealth Navigator, co-pilot investasi yang memberikan rekomendasi, analisis portofolio, serta membantu perencanaan keuangan berbasis tujuan hidup seperti pendidikan, rumah, dan pensiun.
5. Apakah AI akan menggantikan peran manusia dalam wealth management?
Tidak. Praisindo menegaskan bahwa AI bersifat kolaboratif, bukan substitusi. AI mempercepat proses analisis dan efisiensi, sementara relationship manager (RM) tetap berperan dalam memberikan sentuhan personal dan empati.
6. Apa manfaat utama Praisindo WMS 2025 bagi lembaga keuangan?
Platform ini memungkinkan bank dan lembaga investasi untuk:
-
Memberikan konsultasi berbasis AI dengan akurasi tinggi.
-
Meningkatkan produktivitas RM.
-
Menjamin kepatuhan terhadap regulasi seperti OJK, BI, AML/KYC, dan PDP.
-
Mengoptimalkan efisiensi operasional melalui otomasi dan integrasi data.
7. Siapa saja mitra teknologi yang terlibat dalam acara Wealth Technology 2025?
Beberapa mitra utama antara lain:
-
Cognitive Consulting dengan solusi hyperautomation dan Agentic RPA.
-
Ascertain Technologies dengan sistem pembayaran digital terintegrasi RupiahPay.
-
Peris.ai dengan sistem keamanan berbasis Zero Trust Architecture.
8. Bagaimana tanggapan APRDI terhadap inisiatif Praisindo ini?
Mauldy R. Makmur, Executive Director APRDI, menilai kolaborasi antara lembaga keuangan dan penyedia teknologi seperti Praisindo adalah langkah penting untuk memperkuat industri reksa dana dan investasi di era digital.
9. Apa saja regulasi yang didukung oleh sistem Praisindo WMS 2025?
Platform ini mendukung kepatuhan terhadap regulasi OJK, Bank Indonesia, AML/KYC (Anti Money Laundering / Know Your Customer), serta Perlindungan Data Pribadi (PDP).
10. Mengapa peluncuran ini penting bagi masa depan industri keuangan Indonesia?
Karena Praisindo WMS 2025 menjadi tonggak awal transformasi wealth management berbasis AI di Indonesia—mewujudkan layanan keuangan yang inklusif, efisien, dan berorientasi pada masa depan digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









