Akurat

x402, Standar Pembayaran Internet-Native untuk Agen AI, Meledak di Ekosistem Kripto

Hefriday | 29 Oktober 2025, 14:05 WIB
x402, Standar Pembayaran Internet-Native untuk Agen AI, Meledak di Ekosistem Kripto

AKURAT.CO Dunia kripto tengah digemparkan oleh kemunculan x402, sebuah standar pembayaran internet-native yang dirancang khusus untuk agen kecerdasan buatan (AI). Dalam waktu singkat, protokol ini berhasil mencuri perhatian luas di kalangan pengembang dan investor aset digital. 

Tak hanya menjadi topik hangat di komunitas kripto global, kapitalisasi pasar ekosistem x402 kini telah melampaui USD800 juta, menandakan lonjakan minat yang luar biasa terhadap teknologi ini.

Dikutip dari beberapa sumber, Rabu (29/10/2025), x402 menawarkan konsep baru dalam integrasi antara AI dan blockchain, di mana agen-agen berbasis kecerdasan buatan dapat melakukan transaksi secara mandiri dan efisien di jaringan terdesentralisasi. 
 
Dengan kata lain, standar ini membuka jalan bagi sistem ekonomi yang digerakkan oleh AI di mana agen digital bisa “membayar” dan “dibayar” tanpa campur tangan manusia. Inovasi inilah yang membuat x402 disebut-sebut sebagai salah satu terobosan paling revolusioner di dunia Web3.

Seiring dengan meningkatnya popularitas x402, tiga token berkapitalisasi kecil dalam ekosistem ini mencatat lonjakan harga spektakuler dan menjadi top gainer mingguan.
 
 
Ketiganya adalah AInalyst (AIN), PayAI Network (PAYAI), dan Aurra by Virtuals (AURA). Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa pasar mulai menaruh kepercayaan pada proyek-proyek yang menggabungkan AI dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Token pertama yang mencuri perhatian adalah AInalyst (AIN), platform analitik Web3 berbasis AI yang menggabungkan data on-chain, sentimen sosial, dan perilaku pengguna untuk menghasilkan wawasan pasar secara real-time.
 
AInalyst berperan sebagai “agen analitik” di dalam ekosistem x402, membantu trader dan sistem AI lain membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.

Dalam sepekan terakhir, AIN mencatat kenaikan harga lebih dari 3.800%, menjadikannya top gainer tertinggi di antara seluruh token x402. Pada saat publikasi, AIN diperdagangkan di harga USD0,00259, naik 13,4% dalam 24 jam terakhir dengan kapitalisasi pasar mencapai USD2,6 juta. 
 
Lonjakan ini terjadi tak lama setelah token tersebut resmi terdaftar di Binance Wallet, memperluas akses bagi pengguna global.

Dalam pengumumannya, tim AInalyst menyatakan, “Anda kini dapat memperdagangkan AIN langsung melalui Binance Wallet di bawah kategori x402. Data nyata, utilitas nyata,” ujarnya. Dukungan dari platform besar seperti Binance menjadi katalis penting yang memperkuat kredibilitas proyek ini di mata investor.

Token kedua yang tengah naik daun adalah PayAI Network (PAYAI), proyek yang berfokus pada penciptaan pasar open-source bagi agen AI. Melalui jaringan ini, agen-agen digital dapat menyewa, berkontrak, dan beroperasi secara otonom selama 24 jam penuh tanpa intervensi manusia.
 
PayAI telah menjadi salah satu kontributor utama ekosistem x402 dengan menyumbang sekitar 14% dari total volume perdagangan.

Selama sepekan terakhir, PAYAI melonjak lebih dari 1.500%, mencapai harga USD0,059 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD59,1 juta. Analis pasar memperkirakan nilai proyek ini bisa segera menembus USD100 juta, apabila momentum dan volume perdagangan terus berlanjut. 
 
“PAYAI mendominasi di jaringan Solana. USD100 juta bukan hal mustahil sebelum akhir minggu ini,” ujar analis Crypto, Alex.

Kenaikan pesat PAYAI juga dipicu oleh beberapa faktor penting. Dua bursa kripto ternama, Poloniex dan Ju.com, mengumumkan dukungan perdagangan untuk token PAYAI, yang secara signifikan meningkatkan likuiditasnya. 
 
Tak hanya itu, jaringan PayAI juga meluncurkan kampanye airdrop dengan alokasi 1 juta token untuk pengguna awal sebuah strategi yang sukses menarik ribuan partisipan baru ke dalam ekosistemnya.

Namun, di balik euforia ini, muncul peringatan dari platform analisis Talentre DEX, yang mendeteksi adanya aliran modal tidak wajar ke token PAYAI. 
 
“Kami mendeteksi aktivitas wallet dengan ROI positif yang mencurigakan. Jika wallet-wallet ini mulai menjual, potensi koreksi tajam bisa terjadi,” tulis Talentre. Peringatan ini menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan PAYAI impresif, risiko volatilitas tetap tinggi.

Token ketiga yang melengkapi daftar top gainer adalah Aurra by Virtuals (AURA). Proyek ini menyediakan alat dan layanan hosting bagi agen AI yang ingin beroperasi di dunia kripto tanpa perlu kemampuan coding. Dengan demikian, Aurra mempermudah developer dan bisnis kecil untuk membuat serta memonetisasi agen AI di dalam ekosistem blockchain.

Dalam sepekan terakhir, AURA melonjak 988,2%, mencapai harga US$0,0078 dengan kapitalisasi pasar USD7,8 juta. Token ini juga telah terdaftar di LBank dan WEEX, memperluas jangkauannya di pasar internasional. 
 
Banyak pengamat menilai Aurra memiliki potensi besar sebagai infrastruktur pendukung pertumbuhan agen AI di jaringan x402, mirip dengan bagaimana Amazon Web Services (AWS) mendukung era awal komputasi awan.

Kenaikan luar biasa ketiga token tersebut mencerminkan antusiasme pasar terhadap inovasi AI di sektor kripto. Namun, para analis mengingatkan bahwa tren ini juga membawa risiko tinggi. Lonjakan harga yang cepat sering kali diikuti oleh aksi ambil untung (profit-taking) yang dapat memicu koreksi besar.

Selain itu, keberhasilan x402 masih sangat bergantung pada pengembangan berkelanjutan dan penerapan di dunia nyata.
 
Standar pembayaran berbasis AI harus mampu membuktikan efisiensi dan keamanan dalam transaksi global agar dapat bertahan sebagai solusi jangka panjang. Jika tidak, proyek-proyek di dalam ekosistem ini berisiko kehilangan momentum ketika hype mulai mereda.

Meski demikian, para pengamat optimistis bahwa x402 memiliki posisi strategis untuk memimpin integrasi antara AI, blockchain, dan keuangan digital.
 
Dengan mekanisme pembayaran otomatis, agen AI dapat saling bertransaksi tanpa batas waktu dan geografis konsep yang sejalan dengan visi Web3 untuk menciptakan internet yang benar-benar terdesentralisasi dan otonom.

Namun, ada pertanyaan besar yang kini muncul di kalangan investor, apakah x402 akan bertahan sebagai standar pembayaran global untuk agen AI, atau hanya menjadi tren sementara seperti banyak proyek kripto sebelumnya? 
 
Jawabannya akan sangat bergantung pada seberapa cepat ekosistem ini mampu memperluas utilitasnya di luar komunitas kripto, misalnya melalui integrasi dengan sistem pembayaran digital tradisional atau sektor bisnis berbasis AI komersial.

Untuk saat ini, keberhasilan AIN, PAYAI, dan AURA menjadi bukti bahwa pasar tengah menaruh harapan besar pada kombinasi antara kecerdasan buatan dan teknologi blockchain.
 
Namun, seperti halnya setiap inovasi di sektor kripto, investor disarankan untuk berhati-hati, memahami risiko, dan tidak hanya terpikat oleh lonjakan harga jangka pendek.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa