UMKM Tenang, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak 0,5 Persen hingga 2029

AKURAT.CO Kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah memastikan kebijakan pajak final 0,5% untuk UMKM akan terus berlaku hingga tahun 2029.
Kebijakan ini menjadi bagian dari Paket Ekonomi 2025 yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Direktur Jenderal Pajak (DJP), Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa perpanjangan insentif ini ditujukan untuk mendorong pelaku UMKM agar tetap bertahan dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi global.
Baca Juga: Menteri Maman Usulkan Perpanjangan Tarif Pajak UMKM 0,5 Persen
“Insentif ini kami lanjutkan sebagai dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” kata Bimo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/10).
Menurut data DJP, insentif pajak ini dinikmati lebih dari 3 juta wajib pajak UMKM dengan omzet hingga Rp4,8 miliar per tahun.
"Dengan perpanjangan hingga 2029, pelaku usaha diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk memperkuat modal dan ekspansi bisnis," terangnya.
Baca Juga: Siap-siap, Pajak UMKM 0,5 Persen Berakhir Tahun Depan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai program pelatihan dan digitalisasi UMKM untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ketahanan usaha di era ekonomi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









