Menkeu Purbaya: Dana Rp200 Triliun Bukan Kebijakan Besar, tapi Lihat Dampaknya!

AKURAT.CO Pemerintah menempuh langkah tidak biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Kementerian Keuangan memutuskan mengalihkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke perbankan nasional, terutama ke bank-bank milik negara, guna memperkuat likuiditas dan mempercepat penyaluran kredit ke sektor riil.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah program besar, namun memiliki efek berganda yang kuat terhadap perputaran ekonomi.
“Sekilas terlihat besar, padahal bukan kebijakan besar. Tapi dampaknya terasa sekali di perekonomian,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,6 Persen
Lebih lanjut Menkeu mengungkapkan bahwa dana tersebut sebelumnya mengendap di bank sentral tanpa memberikan dampak langsung terhadap kegiatan ekonomi.
Oleh karena itu, lanjut Purbaya, dengan dipindahkan ke perbankan nasional, dana itu kini menjadi sumber pembiayaan bagi dunia usaha, terutama sektor swasta dan UMKM.
“Begitu likuiditas bertambah, bank bisa lebih leluasa menyalurkan kredit. Ini yang membuat ekonomi berputar dan kepercayaan pasar meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, instrumen fiskal ini sengaja digunakan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Langkah tersebut diharapkan dapat memicu efek berantai mulai dari peningkatan konsumsi, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja.
Namun, Purbaya menekankan pentingnya disiplin perbankan dalam menyalurkan dana tersebut secara produktif. Ia juga mengingatkan agar Bank Indonesia tidak menyerap kembali likuiditas yang sudah digelontorkan ke sistem keuangan.
Baca Juga: Kemenkeu Kaji Tambahan Penempatan Dana di Bank Himbara
“Saya sudah pesan ke bank sentral, jangan serap lagi dananya. Kalau diserap, ya percuma. Tapi kalau bisa dimanfaatkan dengan baik, dampaknya luar biasa,” terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








