WEGE Resmi Bebas dari Jerat PKPU dengan 3 Perusahaan

AKURAT.CO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) resmi bebas dari gugatan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), kali ini yang diajukan oleh PT Celestia Sinergi Indonesia (Nomor Register 205/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst) dan PT Mitra Buana Koorporindo (Nomor Register 206/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst).
Sesuai dengan ketentuan pasal 6 huruf (p) peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor : 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik juncto Pasal 52 peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik, informasi ini wajib disampaikan.
"Dengan ini Perseroan menyampaikan informasi putusan atas Gugatan PKPU kepada Perseroan," kata Corporate Secretary WEGE, Purba Yudha Tama, dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga: Gelar RUPST, WEGE Ganti Dirut dan Tebar Dividen Rp42,78 Miliar
Berdasarkan putusan tersebut, permohonan PKPU terhadap Perseroan ditolak. "Yang pada intinya menetapkan bahwa Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Mengabulkan Pencabutan Permohonan Penundaan Kewajiban
Pembayaran Utang (PKPU) oleh Para Pemohon," ujar Purba.
Lebih lanjut, Purba memastikan bahwa hasil putusan ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kinerja perusahaan. "Tidak ada dampak langsung terhadap kegiatan operasional, hukum, dan kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha," tukas Purba.
Sebelumnya, pada 24 September perseroan juga menyampaikan kabar kemenangan atas gugatan yang dilayangkan PT Persada Nusantara Steel terhadap WEGE pada 24 Juli 2025 dengan nomor register 207/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst.
Asal tahu, WEGE sebelumnya menjadi termohon atau debitur dalam 3 perkara PKPU yang didaftarkan PT Celestia Sinergi Indonesia, PT Mitra Buana Koorporindo, dan PT Persada Nusantara Steel sebagai pemohon.
Pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025), saham perseroan turun Rp2 (2,94%) ke level Rp66 per lembar saham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









