Akurat

Mengapa Ada Emiten yang Tidak Bagi Dividen? Simak Penjelasannya

Eko Krisyanto | 2 Oktober 2025, 13:52 WIB
Mengapa Ada Emiten yang Tidak Bagi Dividen? Simak Penjelasannya

AKURAT.CO Bagi sebagian investor, dividen sering dianggap sebagai tolok ukur kinerja sekaligus bentuk kepastian hasil dari investasi saham. Namun, tidak semua emiten memilih untuk membagikan dividen meskipun laporan keuangannya menunjukkan performa positif.

Fenomena emiten yang tidak membagikan dividen ini kerap menimbulkan tanda tanya di kalangan investor, terutama mereka yang menjadikan dividen sebagai indikator kepastian hasil investasi.

Baca Juga: Investasi Kripto Gratis Tanpa Modal, dari Airdrop hingga DeFi

Lantas, apa saja alasan yang melatarbelakanginya? Berikut beberapa faktor utama yang patut diperhatikan.

1. Alokasi untuk ekspansi 

Sebagian perusahaan memilih menahan laba guna mendukung ekspansi bisnis, riset, inovasi, atau pengembangan infrastruktur dan teknologi.

Strategi ini umum dilakukan emitan yang berfokus pada pertumbuhan jangka panjang (growth company).

2. Kebutuhan menjaga likuiditas 

Emiten sering menyiapkan cadangan kas untuk menghadapi ketidakpastian pasar atau kondisi ekonomi yang tidak stabil sebagai langkah antisipasi bila terjadi penurunan pendapatan.

3. Tidak ada laba bersih 

Perusahaan yang masih mencatat kerugian atau belum membukukan laba bersih tentu tidak bisa membagikan dividen. Bahkan, laba yang ada kadang dialihkan untuk dana cadangan atau modal kerja demi menjaga stabilitas.

4. Prioritas investasi internal 

Manajemen bisa saja memilih memanfaatkan laba untuk pengembangan usaha dan investasi jangka panjang ketimbang mendistribusikannya kepada pemegang saham.

5. Kasus nyata di pasar 

Misalnya, PT Venteny Fortuna International Tbk menahan laba sekitar Rp500 juta sebagai cadangan, sementara sisanya dipakai untuk modal kerja dan perbaikan fundamental kinerja.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) juga lebih mengutamakan kas guna menjaga bisnis tetap tangguh di masa pandemi dan tahun politik.

6. Kebijakan khusus perusahaan 

Beberapa koperasi besar bahkan konsisten tidak membagikan dividen, seperti Berkshire Hathaway yang terakhir kali melakukannya pada 1967. 

Baca Juga: KSEI Targetkan 1.000 Emiten, Dorong Pasar Modal Lebih Modern dan Inklusif

Singkatnya, keputusan emiten untuk tidak membagikan dividen umumnya dipicu kebutuhan pendanaan pengembangan usaha, menjaga likuiditas, menutup kerugian, atau mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. 

Dengan demikian, absennya dividen tidak selalu mencerminkan kondisi buruk, melainkan bagian dari strategi manajemen keuangan perusahaan demi keberlanjutan bisnis di masa depan.

Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R