Misbakhun: Purbaya Bawa Harapan Baru untuk Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhammad Misbakhun, menilai kehadiran Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, membawa 'harapan baru' bagi arah perekonomian nasional.
Menurutnya, penunjukan Presiden Prabowo Subianto terhadap Purbaya merupakan pilihan strategis untuk memastikan visi ekonomi pemerintahan berjalan konsisten.
Misbakhun menekankan, selama ini publik kerap digiring pada opini bahwa stabilitas ekonomi Indonesia hanya bisa terjaga jika Kementerian Keuangan dipimpin oleh Sri Mulyani Indrawati. Pandangan tersebut, katanya, harus segera dipatahkan dengan pembuktian nyata dari figur baru yang kini dipercaya Presiden.
Baca Juga: Misbakhun Bangga Puteri Komarudin Masuk Bursa Menpora: Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden
“Apakah benar jika Menteri Keuangannya bukan Bu Sri Mulyani maka ekonomi kita akan goyah? Apakah rupiah akan jatuh? Apakah pasar modal akan terguncang? Itu hipotesis yang harus dijawab Pak Purbaya,” ujar Misbakhun dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Bagi Misbakhun, tantangan pertama Purbaya adalah menjaga sentimen pasar sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan fiskal Indonesia tetap solid di bawah kepemimpinannya. Fakta bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level tertinggi di atas 8.000 poin dalam pekan pertama Purbaya menjabat, menurutnya, menjadi indikasi positif. Begitu pula stabilitas rupiah dan obligasi pemerintah yang relatif terjaga.
Misbakhun menegaskan, arah kebijakan ekonomi kabinet Prabowo sepenuhnya berlandaskan visi presiden. Oleh karena itu, Menteri Keuangan yang terpilih harus mampu menerjemahkan arahan Presiden ke dalam program nyata.
“Tidak ada visi menteri, yang ada adalah visi Presiden. Karena itu yang dicari Presiden adalah sosok yang bisa menangkap intisari dari apa yang beliau sampaikan,” kata Misbakhun.
Menurutnya, Purbaya adalah figur yang tepat untuk menjalankan peran tersebut karena memiliki latar belakang akademis dan pengalaman panjang di bidang ekonomi. Ia juga dianggap mampu berkomunikasi dengan pasar, investor, maupun lembaga internasional.
Baca Juga: Misbakhun Dorong Penurunan PPN Jadi 10 Persen: Ini Tuntutan Masyarakat yang Harus Didengar
Tantangan lain bagi Purbaya adalah melanjutkan desain Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang sudah disusun di era Menteri Keuangan sebelumnya. APBN tersebut, kata Misbakhun, menjadi instrumen utama bagi Presiden Prabowo untuk mewujudkan janji-janji politiknya.
“APBN adalah alat untuk menyejahterakan rakyat. Pak Purbaya harus mampu menjelaskan apa terobosannya, apa desain ekonomi digitalnya, dan bagaimana arah fiskal kita ke depan,” jelasnya.
Selain itu, target ambisius menuju APBN defisit nol (zero deficit) juga menjadi pekerjaan besar. Misbakhun menilai langkah itu hanya bisa tercapai jika tax ratio Indonesia meningkat secara signifikan dari posisi saat ini yang masih di bawah 10 persen.
Menurut Misbakhun, publik perlu diyakinkan bahwa Indonesia tidak bergantung pada satu figur dalam menjaga stabilitas ekonomi. Ia berharap Purbaya dapat membuktikan bahwa ekonomi nasional tetap tangguh meski dipimpin oleh tokoh baru.
“Pak Purbaya harus mematahkan mitos bahwa ekonomi Indonesia hanya bisa stabil jika dipimpin satu nama. Tugas itu sekarang ada di pundak beliau,” tegas Misbakhun.
Dirinyaa pun optimistis, dengan dukungan penuh Presiden Prabowo, Purbaya akan mampu menghadirkan arah baru dalam kebijakan fiskal Indonesia.
“Harapan saya, pilihan Presiden benar. Dan pilihan itu ada pada diri Pak Purbaya sebagai Menteri Keuangan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 5ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 6Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Dirjen Jadi Salah Satu Target
- 10Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke Pembelian Rumah, Mobil hingga Ruko








