Akurat

Hindari Penipuan! Ini 7 Tips Memilih Platform Paylater yang Aman

Kosim Rahman | 1 September 2025, 17:05 WIB
Hindari Penipuan! Ini 7 Tips Memilih Platform Paylater yang Aman

AKURAT.CO Tips memilih platform paylater yang aman menjadi hal penting di era layanan beli sekarang bayar nanti (BNPL) yang semakin populer di Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber resmi, ada sejumlah langkah yang perlu kamu perhatikan agar tidak terjebak risiko penipuan, bunga tinggi, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Tips Memilih Platform Paylater yang Aman

1. Pastikan Platform Berizin OJK

Langkah pertama dalam tips memilih platform paylater yang aman adalah mengecek legalitas penyedia layanan.

Baca Juga: Paylater dan Risiko Skor Kredit

Pastikan platform yang kamu gunakan sudah berizin atau terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Daftar perusahaan resmi bisa dicek melalui situs OJK atau layanan Kontak 157.

2. Perhatikan Transparansi Biaya dan Bunga

Banyak pengguna paylater yang terjebak karena kurang teliti membaca biaya tambahan.

Penyedia layanan yang aman biasanya mencantumkan bunga, biaya administrasi, serta denda keterlambatan dengan jelas. Jangan gunakan layanan yang tidak transparan terkait perhitungan biaya.

3. Tinjau Reputasi dan Mekanisme Penagihan

Tips memilih platform paylater yang aman berikutnya adalah mengecek reputasi perusahaan.

Cari tahu apakah metode penagihan yang digunakan sesuai dengan aturan dan tidak melibatkan cara-cara intimidatif. Platform resmi biasanya tunduk pada kode etik asosiasi fintech pembiayaan digital.

Baca Juga: Indodana PayLater dan EIGER Hadirkan Pembayaran Fleksibel untuk Gaya Hidup Aktif

4. Periksa Fitur Keamanan Data

Keamanan data pribadi menjadi aspek penting. Pastikan platform menggunakan verifikasi OTP, enkripsi data, dan autentikasi ganda.

Selain itu, kamu berhak meminta klarifikasi atau penghapusan data sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

5. Waspadai Hoaks dan Phishing

Banyak penipuan berkedok paylater yang menawarkan promo berlebihan. Tips memilih platform paylater yang aman adalah selalu memverifikasi informasi ke kanal resmi.

Jangan mudah percaya dengan pesan singkat atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan penyedia layanan.

6. Sesuaikan Limit dengan Kemampuan Bayar

Gunakan paylater secara bijak sesuai kemampuan finansial. Hindari penggunaan berlebihan yang berisiko menurunkan skor kredit dan menimbulkan utang menumpuk.

Tentukan limit transaksi yang realistis dan disiplin membayar tepat waktu.

7. Ketahui Jalur Pengaduan Resmi

Jika mengalami masalah, pastikan platform menyediakan layanan pengaduan pelanggan yang jelas.

Selain itu, kamu bisa menghubungi Kontak OJK 157 atau asosiasi fintech terkait untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Raya Paylater Hadir di Raya App, Permudah Pembayaran Nontunai Secara Fleksibel

Singkatnya, tips memilih platform paylater yang aman mencakup verifikasi izin OJK, transparansi biaya, keamanan data, reputasi penyedia, hingga penggunaan sesuai kemampuan finansial.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kamu bisa memanfaatkan layanan paylater secara lebih bijak, aman, dan nyaman tanpa khawatir terjebak masalah di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.