Akurat

Memahami Cara Kerja Reksadana untuk Investor Pemula

Ratu Tiara | 25 Agustus 2025, 10:13 WIB
Memahami Cara Kerja Reksadana untuk Investor Pemula

AKURAT.CO Bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi tetapi masih bingung, reksadana bisa menjadi salah satu pilihan. Instrumen investasi ini sangat cocok untuk pemula karena dikelola oleh profesional dan tidak memerlukan modal besar.

Namun, sebelum memulai, penting untuk memahami cara kerja reksadana agar Anda bisa mengambil keputusan yang tepat.

Reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI). Sederhananya, Anda menitipkan uang Anda kepada Manajer Investasi, lalu mereka yang akan mengelola dananya.
 
Jadi, alih-alih membeli saham atau obligasi satu per satu, Anda cukup membeli unit penyertaan reksadana.
 

Tahapan Proses dan Cara Kerja Reksadana

Bagaimana sebenarnya cara kerja reksadana? Prosesnya bisa dipecah menjadi beberapa tahapan sederhana:

  • Pengumpulan Dana: Banyak investor menyetor dana ke dalam satu wadah reksadana. Dana yang terkumpul ini bisa mencapai miliaran rupiah.
  • Pengelolaan oleh Manajer Investasi: Dana yang sudah terkumpul diserahkan kepada Manajer Investasi (MI). MI adalah perusahaan yang memiliki izin dari OJK untuk mengelola dana investasi. Mereka memiliki tim ahli yang bertugas menganalisis pasar dan memilih instrumen investasi terbaik.
  • Pembentukan Portofolio Investasi: Manajer Investasi akan menginvestasikan dana tersebut ke berbagai instrumen, seperti saham, obligasi, atau deposito. Diversifikasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko.
  • Pembagian Keuntungan dan Risiko: Keuntungan atau kerugian dari investasi akan dibagi rata kepada semua investor sesuai dengan jumlah unit penyertaan yang mereka miliki. Nilai unit penyertaan ini disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit.

Mengapa Memilih Reksadana?

Memahami cara kerja reksadana membuat Anda sadar bahwa instrumen ini menawarkan beberapa keuntungan:

  • Diversifikasi Otomatis: Dana Anda diinvestasikan ke berbagai aset, sehingga risiko kerugian bisa lebih kecil.
  • Dikelola Profesional: Anda tidak perlu pusing memikirkan kapan harus beli atau jual. Semuanya diurus oleh Manajer Investasi.
  • Modal Terjangkau: Anda bisa memulai investasi reksadana dengan modal yang sangat kecil, bahkan mulai dari Rp10.000.
Secara sederhana, cara kerja reksadana adalah dengan mengumpulkan dana dari banyak investor untuk kemudian dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi. Dana ini diinvestasikan ke berbagai instrumen untuk menghasilkan keuntungan. Dengan memahami prinsip ini, Anda sebagai investor pemula dapat lebih yakin untuk memulai investasi dan mencapai tujuan finansial.
 
Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R