Akurat

Pengertian Stop Loss: Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya dalam Trading

Eko Krisyanto | 24 Agustus 2025, 10:02 WIB
Pengertian Stop Loss: Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya dalam Trading
 
AKURAT.CO Trading selalu identik dengan peluang besar sekaligus risiko yang tinggi. Untuk itulah para trader membutuhkan strategi manajemen risiko yang tepat agar tidak terjebak dalam kerugian berlebihan.
 
Salah satu strategi yang paling banyak digunakan adalah Stop Loss, sebuah fitur yang membantu melindungi modal sekaligus menjaga disiplin dalam bertransaksi di pasar finansial.
 
Stop loss adalah perintah otomatis yang digunakan oleh trader untuk menutup posisi ketika harga menyentuh level tertentu. Dengan kata lain, fitur ini berfungsi sebagai “pengaman” agar kerugian tidak semakin dalam saat pasar bergerak di luar prediksi.
 
Dilansir dari IUX Education, stop loss dijelaskan sebagai level harga yang telah ditentukan sebelumnya di mana seorang pedagang memutuskan menjual aset guna membatasi potensi kerugian secara otomatis. Pernyataan ini menegaskan bahwa instrumen ini menjadi bagian penting dari perencanaan trading yang lebih terukur.
 
Penggunaan stop loss menjadi relevan karena pasar selalu bergerak dengan cepat dan sulit diprediksi. Trader dari berbagai level, baik pemula maupun profesional, menggunakan fitur ini untuk mengantisipasi volatilitas harga yang kerap memicu kerugian besar.
 
Stop loss biasanya diterapkan sebelum membuka posisi agar pengendalian risiko bisa langsung berjalan sejak awal transaksi. Mekanisme ini membuat trader tidak perlu mengandalkan emosi ketika harga berlawanan arah.
 
Stop loss bisa digunakan pada berbagai instrumen, mulai dari saham, forex, komoditas, hingga cryptocurrency. Keberadaannya hampir selalu tersedia di semua platform trading modern, sehingga memudahkan siapa saja untuk memanfaatkannya.
 
 
Dengan penerapan yang tepat, stop loss bukan hanya menjadi pelindung, tetapi juga membantu menjaga konsistensi strategi yang sudah disusun. Untuk memahami lebih dalam, berikut fungsi, cara kerja, dan manfaat stop loss:

Fungsi Stop Loss

  • Melindungi modal dari kerugian berlebihan.
  • Membantu trader menghindari keputusan emosional.
  • Menjaga disiplin dalam mengikuti strategi trading.
  • Mengurangi risiko margin call, terutama saat menggunakan leverage.

Cara Kerja Stop Loss

  • Trader menentukan level harga sebelum membuka posisi.
  • Jika harga mencapai level tersebut, sistem menutup posisi secara otomatis.
  • Stop loss bekerja tanpa intervensi manual sehingga mengurangi pengaruh emosi.
  • Dalam kondisi pasar ekstrem, bisa terjadi slippage atau eksekusi harga yang sedikit berbeda.

Baca Juga: Simak! Berikut 3 Broker Forex Terpercaya dengan Deposit Terendah untuk Pemula

Manfaat Stop Loss

  • Memberikan rasa aman karena risiko sudah dibatasi sejak awal.
  • Membantu trader fokus pada peluang lain tanpa terus memantau layar.
  • Mengamankan keuntungan jika digunakan sebagai trailing stop.
  • Membentuk kebiasaan trading yang lebih disiplin dan konsisten.
Stop loss adalah kunci penting dalam menjaga keseimbangan antara peluang dan risiko dalam trading. Dengan memanfaatkannya secara bijak, trader dapat lebih percaya diri menghadapi dinamika pasar sekaligus menjaga keberlanjutan portofolio jangka panjang.
 
Salsabilla Nur Wahdah ((Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R