Akurat

Danantara Tancap Gas 22 Program di Sisa Tahun 2025

Camelia Rosa | 23 Juli 2025, 16:53 WIB
Danantara Tancap Gas 22 Program di Sisa Tahun 2025

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) siap merampungkan 22 program strategis dalam waktu lima bulan yang tersisa di 2025.

"Kita harapkan dalam lima bulan ke depan kami mampu menyelesaikan 22 program kerja yang sudah kita konsultasikan dan kita bahas secara mendetail dengan Komisi VI selama dua hari," jelas Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam rapat kerja Menteri BUMN Erick Thohir dan Rapat Dengar Pendapat Danantara Indonesia dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Rosan menuturkan, 22 program tersebut dibagi ke dalam tiga klaster yakni restrukturisasi, konsolidasi, dan pengembangan yang bertujuan mendukung optimalisasi portofolio BUMN.

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Danantara Jadi Pilar Investasi Masa Depan RI

Pertama adalah bidang restrukturisasi, terdapat empat sektor yang disoroti yaitu bisnis maskapai penerbangan, bisnis manufaktur baja, bisnis kereta api cepat dan bisnis asuransi.

Program kerja selanjutnya berkaitan dengan streamlining atau perdampingan dan konsolidasi BUMN. Pada bidang konsolidasi bisnis ini menyasar sembilan sektor BUMN, mencakup bisnis karya (konstruksi), pupuk, rumah sakit, hotel, gula, hilirisasi minyak, asuransi, manajemen aset, dan kawasan industri.

Kemudian ketiga, bidang pengembangan bisnis, dimanan akan menyasar sektor bisnis koperasi, pangan, baterai, semen, perbankan syariah, telekomunikasi, dan industri galangan kapal.

Dony menekankan untuk mendukung kelancaran 22 program tersebut, DAM akan memprioritaskan penyelesaian tata kelola pendukung bisnis, khususnya pada aspek human capital, keuangan, manajemen risiko, dan aspek legal.

Baca Juga: Danantara Raih Pinjaman USD17 Miliar Tanpa Jaminan dari 12 Bank Asing

"Kami akan menyelesaikan tata kelola pendukung bisnis di organisasi DAM melalui kebijakan prosedur human capital, menyelesaikan prosedur di bidang keuangan, di bidang manajemen risiko dan legal untuk mendukung operasional DAM," pungkas Doni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.