Akurat

IHSG Nanjak 3,75 Persen dalam Sepekan

Yosi Winosa | 20 Juli 2025, 19:41 WIB
IHSG Nanjak 3,75 Persen dalam Sepekan

AKURAT.CO Pasar saham Indonesia mencatat kinerja positif sepanjang pekan perdagangan 14–18 Juli 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 3,75% ke level 7.311,9 dari posisi 7.047,4 pada penutupan pekan sebelumnya.

Namun di balik lonjakan indeks ini, sejumlah saham justru anjlok tajam dan menyebabkan kerugian besar bagi para investor yang memegangnya.

Dikutip dari Investor, Minggu (20/7/2025), kinerja IHSG yang cemerlang turut mendorong kenaikan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 5,44%, dari Rp12.404 triliun menjadi Rp13.079 triliun.
 
Aktivitas perdagangan juga meningkat signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami lonjakan sebesar 49,98%, dari Rp11,08 triliun menjadi Rp16,62 triliun.
 
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan 47,22%, yakni dari 1,14 juta kali transaksi menjadi 1,69 juta kali transaksi. Volume transaksi harian pun turut meningkat sebesar 28,16% menjadi 20,09 miliar saham, dari 19,44 miliar saham pada pekan sebelumnya.
 
 
Investor asing terlihat cukup aktif pada perdagangan akhir pekan, Jumat (18/7/2025), dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp277,31 miliar.
 
Namun secara keseluruhan sepanjang tahun berjalan, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp59,5 triliun. Angka ini naik 2,83% dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp57,86 triliun.
 
Meski pasar secara umum tengah menguat, sejumlah saham justru menjadi biang kerok kerugian besar atau membuat investor “boncos”. Saham-saham ini masuk dalam daftar top losers atau saham dengan penurunan harga paling tajam selama sepekan perdagangan terakhir.
 
Paling mencolok adalah saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang mencatat penurunan paling parah. Harga saham MFIN terjun bebas hingga 38,03% dari Rp1.420 menjadi hanya Rp880. Penurunan tajam ini menjadikan MFIN sebagai top loser pekan ini.
 
Selain MFIN, saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) juga mengalami penurunan drastis sebesar 35,36% ke level Rp585. Menyusul di belakangnya, saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 26,72% menjadi Rp1.495 per saham.
 
Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) juga mencatat penurunan signifikan sebesar 22,03% menjadi Rp92. Kemudian, PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) jatuh 16,77% ke posisi Rp695, sedangkan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) tergerus 16,67% menjadi Rp85.
 
Penurunan signifikan lainnya dialami saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP) yang melemah 15,74% menjadi Rp91, dan saham PT MNC Land Tbk (KPIG) yang terpangkas 13,37% ke posisi Rp162. Sementara itu, saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) turun 13,23% menjadi Rp2.230.
 
Terakhir, saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) juga melemah cukup tajam sebesar 12,99%, dengan harga akhir pekan berada di posisi Rp268 per saham. Rentetan penurunan ini membuat pemodal yang memiliki saham-saham tersebut harus menelan kerugian besar di tengah optimisme pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa