Akurat

BSU Rp600.000 Cair Lagi, Pemerintah Ingatkan Hanya Akses Lewat Dua Link Resmi

Fajar Rizky Ramadhan | 17 Juli 2025, 10:00 WIB
BSU Rp600.000 Cair Lagi, Pemerintah Ingatkan Hanya Akses Lewat Dua Link Resmi

AKURAT.CO Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 tahap keempat senilai Rp600.000. Pencairan bantuan ini telah dimulai sejak Senin, 14 Juli 2025, melalui Bank-bank Himbara dan ditujukan kepada para pekerja yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

BSU tahun ini diberikan dengan skema pembayaran dua bulan sekaligus, dengan nominal Rp300.000 per bulan, sehingga total yang diterima setiap penerima sebesar Rp600.000.

Program ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban pekerja dengan penghasilan rendah di tengah tekanan ekonomi nasional yang masih terasa.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap informasi palsu terkait penyaluran bantuan ini. Pemerintah menegaskan bahwa hanya ada dua situs resmi yang dapat digunakan untuk mengecek daftar penerima BSU 2025.

Baca Juga: Cara Ambil BSU Tahap 4 2025 via Pos Indonesia: Syarat dan Dokumen yang Perlu Dibawa

“Pastikan hanya mengecek melalui dua link resmi pemerintah yaitu, bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id dan bsu.kemnaker.go.id,” tulis laman resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun cara mengecek status penerima BSU dapat dilakukan melalui dua jalur utama:

1. Melalui situs BPJS Ketenagakerjaan:

  • Akses laman: https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

  • Gulir ke bawah hingga menemukan kolom "Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU?"

  • Isi data diri berupa NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor handphone, dan email

  • Klik tombol "Lanjutkan" untuk mengetahui status penerimaan

2. Melalui situs Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker):

  • Akses laman: https://bsu.kemnaker.go.id

  • Klik opsi “Cek NIK”

  • Masukkan NIK dan kode keamanan

  • Klik “Cek Status” untuk menampilkan informasi

Sementara itu, laman resmi BPJS Ketenagakerjaan juga mengingatkan bahwa informasi palsu yang beredar dapat merugikan masyarakat, terlebih jika melibatkan situs tidak resmi yang meminta data pribadi. Pemerintah berharap masyarakat tetap waspada dan tidak sembarang memasukkan data ke dalam tautan yang tidak diverifikasi.

Penyaluran BSU ini merupakan bagian dari kebijakan jangka pendek pemerintah dalam memperkuat daya beli masyarakat. Untuk tahun 2025, program ini telah berjalan sejak bulan Juni dan akan terus berlanjut secara bertahap.

Baca Juga: Apakah BSU Tahap 4 Sudah Cair? Ini Cara Cek Lewat Website, JMO, hingga Pospay

Dalam beberapa laporan sebelumnya, tingkat penyaluran BSU telah mencapai 83 persen secara nasional dan masih terus diperluas cakupannya. Pemerintah menargetkan seluruh penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebelum akhir kuartal ketiga 2025.

Masyarakat yang belum menerima dana BSU disarankan segera memeriksa kembali status mereka melalui dua situs resmi yang telah ditentukan. Jika terdapat kendala, informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui call center BPJS Ketenagakerjaan atau Kemnaker.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.