IHSG Menguat ke 7.083,2 Meski Dihantui Tekanan Teknikal Pasar

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (4/6/2025) dengan penguatan signifikan. IHSG naik 38,41 poin atau setara 0,55% ke level 7.083,2 pada sesi perdagangan pertama.
Sepanjang awal sesi, indeks bergerak di kisaran 7.069 hingga 7.089, menandakan tren positif meski dibayangi potensi tekanan teknikal.
Data perdagangan dari RTI mencatat, sebanyak 932,4 juta saham berpindah tangan pada menit-menit awal transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp533,1 miliar. Aktivitas perdagangan tercermin dari 42.595 kali transaksi yang terjadi di bursa.
Baca Juga: IHSG Menguat di Tengah Gejolak Global, Kapitalisasi Pasar Naik 6,11%
Dari sisi pergerakan harga, sebanyak 220 saham mengalami kenaikan harga, 91 saham melemah, dan 244 saham stagnan. Tren positif ini turut ditopang oleh lonjakan harga sejumlah saham yang masuk ke dalam daftar top gainers hari ini.
Saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencatatkan kenaikan tertinggi dengan lonjakan sebesar 21,3%. Sementara itu, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 19,3%. Disusul oleh PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang naik 17,5%.
Saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) juga berada dalam jajaran saham paling menguat hari ini, dengan masing-masing mencatat kenaikan sebesar 10,4% dan 10%. Kenaikan tajam ini mengindikasikan adanya sentimen positif terhadap saham-saham sektor konsumer, properti, dan tambang.
Meski IHSG dibuka menghijau, analis dari Reliance Sekuritas memproyeksikan adanya potensi pelemahan. Secara teknikal, candle IHSG menunjukkan pola black spinning top, yang biasanya menjadi sinyal ketidakpastian pasar.
Meskipun IHSG masih berada di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengalami dead cross.
Baca Juga: IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
"Dengan kondisi teknikal saat ini, kami memperkirakan IHSG akan mengalami koreksi dan bergerak pada kisaran support 7.003 serta resistance 7.100," tulis tim analis Reliance Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu (4/6/2025).
Untuk merespons kondisi pasar yang berpotensi fluktuatif, Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk perdagangan harian. Saham-saham tersebut antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
Pergerakan IHSG hari ini dinilai sangat bergantung pada sentimen global dan domestik, termasuk ekspektasi terhadap arah suku bunga The Fed serta perkembangan ekonomi nasional menjelang semester kedua 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










