Deretan Top Gainers Yang Terkerek Sentimen Positif IHSG, Ada Adro hingga ANTM
Hefriday | 16 Mei 2025, 22:53 WIB

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada penutupan perdagangan Jumat (16/5/2025).
IHSG tercatat naik sebesar 46,654 poin atau setara 0,0066% dan berakhir di level 7.086,815. Penguatan ini terjadi setelah IHSG sempat berfluktuasi sepanjang hari dengan rentang pergerakan yang cukup dinamis.
Sejak dibuka pagi tadi pada level 7.040,161, IHSG langsung menunjukkan sinyal pergerakan positif meskipun sempat turun ke level terendahnya di angka 7.009,846. Namun, optimisme pelaku pasar mampu mendorong indeks kembali menguat dan menyentuh level tertinggi di 7.099,19 sebelum akhirnya ditutup di 7.086,815.
Nilai transaksi yang terjadi selama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp12,07 triliun dengan volume transaksi yang mencerminkan sentimen investor yang cukup aktif di pasar. Meski penguatan relatif terbatas, pergerakan ini menunjukkan adanya stabilisasi setelah beberapa hari terakhir IHSG mengalami tekanan.
Kinerja positif IHSG juga mendorong sejumlah indeks saham unggulan lainnya turut mengalami penguatan. Indeks LQ45 menguat sebesar 0,0077% ke level 796,502. Sementara indeks IDX30 naik 0,0092 persen dan ditutup di level 414,75. Kedua indeks ini mencerminkan pergerakan saham-saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi.
Dari kelompok saham LQ45, sebanyak 62,22% emiten mengalami kenaikan harga. Secara rinci, 28 saham menguat, 12 saham melemah, dan 5 saham tercatat stagnan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar investor memilih untuk menambah posisi di saham-saham berkapitalisasi besar, yang dinilai lebih aman di tengah ketidakpastian global.
Saham-saham unggulan yang aktif diperdagangkan hari ini didominasi oleh sektor perbankan dan tambang. Data menunjukkan bahwa lima saham teratas dengan frekuensi perdagangan tertinggi adalah ADRO (Alamtri Resources Indonesia Tbk), BBRI (Bank Rakyat Indonesia Tbk), BMRI (Bank Mandiri Tbk), ANTM (Aneka Tambang Tbk), dan BBNI (Bank Negara Indonesia Tbk).
Saham ADRO mencatatkan volume perdagangan tertinggi dengan total 49.077 transaksi dan ditutup di harga Rp2.150 per saham. Disusul oleh BBRI dengan 45.990 transaksi, juga ditutup di harga Rp2.150. Sementara BMRI dan ANTM masing-masing mencatatkan lebih dari 20 ribu transaksi. BBNI menjadi saham kelima dengan 18.724 transaksi pada harga yang sama.
Penguatan IHSG kali ini juga dipengaruhi oleh sentimen positif dari pernyataan Bank Indonesia yang menegaskan stabilitas makroekonomi tetap terjaga serta optimisme terhadap laju inflasi yang sesuai target. Selain itu, ekspektasi penurunan suku bunga global turut menjadi katalis yang menopang pergerakan indeks domestik.
Meski penguatan IHSG masih bersifat terbatas, analis memperkirakan potensi tren positif masih terbuka. Namun, investor disarankan untuk tetap mencermati berbagai rilis data ekonomi global serta perkembangan geopolitik yang dapat mempengaruhi volatilitas pasar dalam jangka pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










