Akurat

Digitalisasi dan Kolaborasi Holding Ultra Mikro Dorong Inklusi Keuangan 35 Juta Pelaku Usaha Kecil

Demi Ermansyah | 13 Mei 2025, 18:35 WIB
Digitalisasi dan Kolaborasi Holding Ultra Mikro Dorong Inklusi Keuangan 35 Juta Pelaku Usaha Kecil

AKURAT.CO Holding Ultra Mikro (UMi), yang merupakan sinergi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian, berhasil mendorong inklusi keuangan secara signifikan bagi pelaku usaha mikro di Indonesia.

Hingga akhir Maret 2025, Holding UMi telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp631,4 triliun kepada 35,4 juta pelaku usaha mikro di seluruh penjuru Tanah Air.

Tak hanya dari sisi kredit, Holding UMi juga mencatat jumlah nasabah simpanan yang mencapai lebih dari 182 juta. Ini menandakan peran nyata ekosistem ultra mikro dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis digital dan kolaborasi.

Baca Juga: Peringati Hari Raya Waisak, BRI Salurkan Bantuan Sembako Bagi Ribuan Umat Buddha

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menjelaskan bahwa Holding Ultra Mikro tidak sekadar menjadi penyedia permodalan, tetapi juga hadir sebagai mitra pemberdaya melalui edukasi, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan yang berkelanjutan.

“Kami ingin pelaku usaha mikro tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas. Itu sebabnya, sinergi ini dibangun dengan prinsip inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hendy dalam keterangan tertulis, Selasa (13/5/2025).

Salah satu wujud konkret dari pendekatan tersebut adalah pemanfaatan teknologi digital melalui platform SenyuM Mobile. Aplikasi ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau secara fisik oleh layanan perbankan konvensional.

Sejak diluncurkan pada 2021 hingga kuartal I 2025, SenyuM Mobile telah digunakan oleh lebih dari 4,46 juta nasabah yang berhasil direferensikan ke dalam ekosistem layanan UMi.

Platform ini memungkinkan agen pemberdaya seperti Account Officer Mekaar dan petugas Pegadaian untuk mengakses data nasabah, melakukan proses pencairan pinjaman, hingga edukasi literasi keuangan secara daring, menjadikan pelayanan tidak hanya efisien tetapi juga lebih humanis.

Baca Juga: Kapan Bank BRI Buka? Berikut Jadwal Operasional Bank BRI Selama Libur Lebaran 2025

Upaya digitalisasi ini semakin memperkuat pelaksanaan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi pilar utama operasional BRI Group. Dari sisi sosial, Holding UMi menargetkan terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat lapisan terbawah dengan memberikan solusi yang mudah, murah, dan cepat.

Dari sisi lingkungan, penguatan ekonomi lokal dinilai mampu menekan tekanan urbanisasi dan degradasi lingkungan.

Capaian ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia, terutama poin ketiga yakni peningkatan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan, serta poin keenam yaitu pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

"Ekosistem Holding Ultra Mikro kini tidak hanya menjadi sarana akses keuangan, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan menyentuh masyarakat yang selama ini belum terlayani oleh sistem keuangan formal," kata Hendy.

Dengan sinergi kuat antara tiga entitas besar dan pemanfaatan teknologi yang inklusif, Holding UMi optimistis terus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi kerakyatan Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.