Akurat

Deposito Jangka Pendek Jadi Pilihan Paling Aman Saat Ini

Hefriday | 26 April 2025, 23:29 WIB
Deposito Jangka Pendek Jadi Pilihan Paling Aman Saat Ini

AKURAT.CO Deposito jangka pendek semakin diminati masyarakat Indonesia sebagai salah satu instrumen investasi yang aman, mudah dipahami, dan memberikan imbal hasil lebih baik dibandingkan tabungan biasa. 

Produk ini ditawarkan oleh berbagai lembaga perbankan dengan jangka waktu simpanan yang relatif singkat, mulai dari satu bulan hingga enam bulan.
 
Fleksibilitas tenor inilah yang menjadikan deposito jangka pendek relevan bagi masyarakat yang membutuhkan instrumen keuangan dengan risiko rendah namun tetap menguntungkan.

Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (26/4/2025), secara umum, deposito jangka pendek merupakan produk simpanan berjangka yang tidak dapat ditarik sewaktu-waktu seperti tabungan.
 
Dana yang disetor harus disimpan hingga jatuh tempo sesuai kesepakatan, kecuali nasabah bersedia membayar penalti untuk pencairan lebih awal. 
 
 
Meski demikian, imbal hasil yang ditawarkan umumnya lebih tinggi daripada bunga tabungan, sehingga banyak orang menjadikan deposito sebagai tempat sementara menyimpan dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat.

Salah satu keunggulan utama deposito jangka pendek terletak pada likuiditasnya. Karena tenornya singkat, nasabah dapat memutar dana lebih cepat dan mudah mengevaluasi strategi keuangan setiap beberapa bulan. 
 
Hal ini sangat membantu bagi mereka yang merencanakan pengeluaran dalam waktu dekat, seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, atau persiapan dana liburan.

Selain itu, produk ini tergolong rendah risiko karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sepanjang nominal dan bunga tidak melebihi batas yang ditentukan.
 
Artinya, jika terjadi sesuatu pada bank tempat menyimpan dana, nasabah tetap memiliki jaminan pengembalian hingga Rp2 miliar per bank per nasabah.
 
Jaminan ini memberi ketenangan bagi investor pemula yang masih enggan menghadapi fluktuasi pasar seperti di saham atau reksadana.

Dari sisi keuntungan, bunga deposito jangka pendek lebih menarik dibandingkan tabungan biasa. Walaupun tidak setinggi instrumen berisiko seperti obligasi atau saham, keuntungan ini tetap kompetitif bagi investor yang mengutamakan keamanan.
 
Ditambah lagi, deposito umumnya tidak dikenakan biaya administrasi bulanan, sehingga bunga yang diperoleh bersih setelah dikurangi pajak.

Bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), deposito jangka pendek bisa menjadi solusi menyimpan dana operasional sementara sebelum digunakan kembali. 
 
Produk ini juga banyak dimanfaatkan oleh karyawan atau profesional untuk menyimpan bonus atau Tunjangan Hari Raya (THR) sambil menunggu waktu pencairan sesuai kebutuhan.
 
Bahkan, dalam kondisi tertentu, deposito juga dapat dijadikan sebagai agunan untuk mengakses pinjaman tanpa harus mencairkan dananya.

Namun demikian, nasabah tetap perlu cermat dalam memilih produk deposito.
 
Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan antara lain adalah tingkat bunga yang ditawarkan, kebijakan penalti pencairan dini, serta fitur seperti Automatic Roll Over (ARO) yang memungkinkan perpanjangan otomatis saat jatuh tempo.
 
Selain itu, strategi diversifikasi tenor, misalnya dengan membuat beberapa deposito berbeda waktu jatuh temponya dapat membantu menjaga likuiditas tanpa mengorbankan hasil investasi.

Di sisi lain, calon investor juga perlu mempertimbangkan potensi risiko seperti inflasi yang dapat menggerus nilai riil imbal hasil. Oleh karena itu, deposito sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya instrumen dalam portofolio investasi.
 
Kombinasi dengan produk lain seperti reksadana, obligasi, atau saham tetap diperlukan agar perencanaan keuangan jangka panjang dapat tumbuh lebih optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa