ECB Pangkas Suku Bunga Lagi, Zona Euro Mulai Ketar Ketir?

AKURAT.CO Bank Sentral Eropa (ECB) kembali menurunkan suku bunga simpanan sebesar 25 basis poin menjadi 2,25% pada Kamis, 17 April 2025 lalu.
Dimana hal tersebut merupakan penurunan ketujuh sejak Juni tahun lalu. Usut punya usut, langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global yang mengancam pemulihan ekonomi kawasan.
Dikutip dari laman Bloomberg, ECB menyatakan bahwa prospek pertumbuhan memburuk akibat meningkatnya ketegangan perdagangan.
"Meningkatnya ketidakpastian mungkin akan mengurangi kepercayaan di antara rumah tangga dan perusahaan, tentunya hal tersebut dapat memberikan dampak pada pengetatan kondisi pembiayaan dan semakin membebani prospek ekonomi," ucap Presiden ECB, Christine Lagarde.
Baca Juga: Bos ECB Desak Eropa Perkuat Integrasi Perdagangan
Lebih lanjut Christine menekankan bahwa kebijakan moneter menjadi makin tidak restriktif seiring dengan penurunan inflasi yang mendekati target 2%.
Meksipun begitu dirinya juga memperingatkan bahwa risiko geopolitik dan ketegangan perdagangan dapat mengganggu proyeksi inflasi di kawasan euro.
Sebagai informasi, keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menurunkan suku bunga simpanan menjadi 2,25% mencerminkan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global.
Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan yang dipicu oleh kebijakan tarif dari Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










