Nekat IPO Saat Pasar Lesu, FORE: Terbukti Tepat

AKURAT.CO Saat banyak perusahaan memilih wait and see di tengah kondisi pasar yang loyo, Fore Coffee justru tancap gas.
Brand kopi lokal yang sudah akrab di telinga (dan lidah) para pencinta kopi kekinian ini resmi menggelar penawaran umum perdana saham alias IPO dan siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Senin, 14 April 2025.
Yang bikin heboh, antusiasme investor terhadap saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) ini luar biasa. Masa penawaran umum yang digelar pada 8–10 April kemarin langsung diserbu.
Baca Juga: Fore Coffee Bidik Ekspansi Besar di Pasar Kopi Premium
Data mencatat ada kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 200,63 kali, dengan lebih dari 114 ribu investor ikut berebut saham. Ini bukan cuma angka, tapi sinyal kuat bahwa produk lokal masih punya tempat spesial di hati (dan dompet) investor.
Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee yang juga dikenal sebagai Co-Founder East Ventures, mengakui bahwa keputusan membawa Fore ke bursa saat IHSG sedang lesu bukan langkah yang mudah. Tapi justru keberanian itu membuahkan hasil manis.
“Ini keputusan yang bertolak belakang dari intuisi, tapi terbukti tepat. Saat banyak yang menahan langkah, kami melangkah maju,” kata Willson dalam keterangannya, Sabtu (12/04/2025).
Dengan harga IPO ditetapkan di angka Rp188 per saham, Fore Coffee berpotensi meraup dana segar hingga Rp353,44 miliar. Dana ini bakal dipakai buat ekspansi besar-besaran.
Sekitar Rp275 miliar akan dialokasikan untuk menambah 140 outlet baru di seluruh Indonesia dalam dua tahun ke depan. Ini jadi kabar gembira buat kamu yang ngidam Fore Coffee tapi outlet-nya belum ada di kota kamu.
Nggak cuma kopi, Fore juga mulai melebarkan sayap ke dunia kuliner manis. Sebanyak Rp60 miliar dari dana IPO disiapkan untuk membuka outlet donat baru lewat anak perusahaannya. Sisanya, sekitar Rp18,44 miliar, bakal dipakai buat modal kerja.
Dalam aksi korporasi ini, Mandiri Sekuritas dan Henan Putihrai Sekuritas bertugas sebagai joint lead underwriter. Mereka jadi jembatan antara Fore Coffee dan para investor yang penasaran (dan kepincut) dengan prospek bisnis kopi yang makin menjanjikan.
IPO Fore Coffee bukan sekadar soal bisnis kopi. Ini juga jadi bukti bahwa startup lokal bisa menembus batas, bahkan ketika pasar sedang tak menentu.
Keberanian dan strategi yang jitu membuat Fore tak hanya sekadar bertahan, tapi juga berkembang dan jadi sorotan utama di lantai bursa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










