Harga Pangan Terjaga, Inflasi Maret 2025 Masih Dalam Batas Aman

AKURAT.CO Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa tingkat inflasi nasional pada Maret 2025 berada dalam kondisi yang terkendali.
Hal ini meskipun bulan tersebut bersamaan dengan momentum Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya menyebabkan kenaikan permintaan barang dan jasa.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu, menjelaskan inflasi Maret 2025 tercatat sebesar 1,03% (year-on-year/yoy), meningkat dibanding Februari yang mengalami deflasi sebesar 0,09% (yoy).
Baca Juga: Inflasi Maret 2025 Tembus 1,65 Persen
Kenaikan ini, kata Febrio, dipengaruhi oleh berakhirnya kebijakan diskon tarif listrik.
“Kendati meningkat, inflasi pada bulan yang bersamaan dengan momentum Ramadhan dan Idul Fitri tersebut, masih berada pada level yang terkendali didukung oleh terjaganya harga pangan,” ujar Febrio di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Inflasi inti pun terpantau stabil di angka 2,48% (yoy). Peningkatan permintaan masyarakat menjelang Idul Fitri juga mendorong kenaikan pada kelompok pengeluaran seperti pakaian dan alas kaki.
Inflasi pangan bergejolak tercatat sebesar 0,37%, dengan penurunan harga beras dan produk unggas sebagai faktor penahan.
Baca Juga: Waspadai Dampak Tarif Trump terhadap Inflasi, The Fed Beri Sinyal Lampu Kuning
"Meski begitu, sejumlah komoditas pangan tetap mengalami kenaikan secara bulanan akibat peningkatan konsumsi masyarakat," paparnya
Oleh karena itu, Febrio menegaskan pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga melalui pengawasan stok pangan dan penyerapan hasil panen.
"Koordinasi antarinstansi seperti Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) juga akan diperkuat demi menjaga inflasi dalam rentang yang ditetapkan," ucapnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









