Akurat

Lebaran bawa Dampak Ganda, Bahlil: Spiritual Hingga Ekonomi Kian Meningkat

Yosi Winosa | 31 Maret 2025, 20:30 WIB
Lebaran bawa Dampak Ganda, Bahlil: Spiritual Hingga Ekonomi Kian Meningkat

AKURAT.CO Lebaran bukan hanya menjadi perayaan kemenangan bagi umat Muslim setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hari raya ini juga membawa manfaat yang lebih luas, terutama dari sisi ekonomi.

“Lebaran bukan sekadar perayaan spiritual, tetapi juga momen di mana ekonomi masyarakat bisa bergerak lebih cepat,” ujar Bahlil.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Ini, Dapat Keuntungan dari Tren Mudik Hingga Libur Panjang

Berdasarkan pengamatannya selama berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia, ia melihat secara langsung bagaimana tingginya jumlah pemudik berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi di daerah.

Banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) yang merasakan dampaknya, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga pariwisata lokal.

“Saya sendiri keliling ke pulau-pulau di Indonesia, dan memang tingkat pemudik yang kembali ke kampung halaman sangat tinggi. Ini tentu memberikan dampak langsung terhadap ekonomi di daerah-daerah tersebut,” ungkapnya.

Kunjungan pemudik yang lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya turut meningkatkan konsumsi dan belanja di daerah.

Masyarakat yang pulang kampung biasanya membeli oleh-oleh, makan di rumah makan lokal, atau mengunjungi tempat wisata yang ada di sekitar kampung halaman mereka. Semua ini mendorong perputaran uang di tingkat daerah.

Selain itu, Bahlil juga mengingatkan bahwa Lebaran adalah momen untuk berbagi kebahagiaan. Tradisi memberikan THR (Tunjangan Hari Raya), berbagi rezeki dengan keluarga, serta meningkatkan konsumsi di sektor tertentu merupakan bagian dari siklus ekonomi yang terjadi setiap tahunnya.

Baca Juga: Ragam Oleh-oleh Kuliner Khas Daerah yang Wajib Dibawa Setelah Mudik Lebaran 2025

“Di satu sisi, ini adalah hari kemenangan bagi umat Muslim. Tapi, di sisi lain, ini juga momentum bagi ekonomi masyarakat untuk berkembang. Semakin banyak transaksi terjadi, semakin banyak pula masyarakat yang mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.