Akurat

Kabar Perselingkuhan Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana Pengalihan Isu Korupsi BJB?

Hefriday | 27 Maret 2025, 08:40 WIB
Kabar Perselingkuhan Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana Pengalihan Isu Korupsi BJB?

AKURAT.CO Kasus dugaan korupsi dana iklan di Bank BJB (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk) semakin menarik perhatian publik.

Apalagi, skandal ini turut menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Di tengah hiruk-pikuk kasus korupsi Bank BJB, mendadak muncul isu perselingkuhan yang menyeret nama Ridwan Kamil.

Lisa Mariana, seorang model seksi, tiba-tiba membuat heboh dengan mengunggah chat pribadi dan video call dengan pria yang diduga Ridwan Kamil.

Tak hanya itu, Lisa bahkan mengklaim memiliki anak dari hubungan terlarang ini.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp222 Miliar, Mantan Dirut Bank BJB Pakai Agensi sebagai Sarana Kickback

Bukti demi bukti mulai beredar di media sosial, termasuk tangkapan layar percakapan mesra serta potongan video call yang wajah prianya sengaja ditutupi.

Hingga kini, baik Ridwan Kamil maupun pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi soal isu perselingkuhan ini.

Spekulasi pun bermunculan, apakah isu perselingkuhan ini hanyalah pengalihan isu dari kasus korupsi Bank BJB?

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (27/3/2025), kasus korupsi atau mark up dana iklan Bank BJB mencuat setelah KPK mengungkap dugaan penyimpangan yang merugikan negara hingga Rp222 miliar.

Skandal ini menyeret beberapa nama besar, termasuk mantan Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, serta beberapa pejabat bank dan pengendali agensi periklanan.

Bahkan, KPK telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk rumah Ridwan Kamil.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan berbagai dokumen penting serta barang-barang berharga, termasuk deposito sekitar Rp70 miliar dan kendaraan bermotor.

Dugaan keterlibatan Ridwan Kamil pun menguat. Meski belum ada pernyataan resmi dari KPK, beredar kabar bahwa Ridwan Kamil dijadwalkan akan diperiksa setelah Lebaran.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan keras kepada Bank BJB agar segera memulihkan kepercayaan publik."

"Tentu karena telah ada koridor dan ketentuan-ketentuan yang berlaku yang harus dipatuhi," ujar Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, dalam pernyataan di Bandung, Rabu (26/5/2025).

Ia juga menegaskan bahwa Bank BJB harus menerapkan tata kelola yang lebih baik serta manajemen risiko yang solid untuk menghindari skandal serupa di masa depan.

Di sisi lain, saham Bank BJB pun mengalami anjlok sebesar 16,84% dalam enam bulan terakhir akibat kasus ini.

Meski kini mulai menunjukkan pemulihan, kepercayaan publik terhadap bank daerah ini tetap menjadi tantangan besar.

Menanggapi situasi yang berkembang, Corporate Secretary Bank BJB, Ayi Subarna, menegaskan bahwa bank tetap berkomitmen pada tata kelola yang baik serta transparansi.

"Bank BJB senantiasa menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan berkomitmen untuk menjalankannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Ayi dalam keterangannya (20/3/2025).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa