Tok! Dividen BBRI Tembus Rp51,73 Triliun Setara 85 Persen Laba 2024

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) resmi memutuskan pembagian dividen sebesar-besarnya Rp51,73 triliun atau setara 85% laba tahun buku 2024.
Keputusan tersebut disepakati pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara BRILian, Jakarta, Senin (24/3/2025).
Asal tahu, angka divident payout ratio (DPR) 85% tersebut meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun 2024 sebesar Rp48,1 triliun setara 80% laba tahun buku 2023 atau dengan kata lain DPR 80%.
Baca Juga: BBRI Tembus Rp3.600, Saham Paling Laris di Sesi I Perdagangan
Menurut Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, untuk tahun buku 2024, BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp60,15 triliun.
Dari jumlah tersebut, perseroan menetapkan total dividen tunai yang dibagikan sebesar besarnya 85 persen atau mencapai Rp51,73 triliun.
Atas nilai dividen tersebut, sebelumnya pada 15 Januari 2025, BRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp20,33 triliun atau Rp135 per lembar saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan adalah sebesar besarnya Rp31,40 triliun.
Dari total nilai dividen tunai di atas, BRI menyetorkan dividen kepada negara Rp27,68 triliun (termasuk dividen interim yang telah dibagikan pada 15 Januari 2025 sebesar Rp10,88 triliun).
Sedangkan sisanya dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
"Perseroan dalam memperhitungkan pembayaran dividen telah mempertimbangkan berbagai aspek, salah satunya adalah struktur modal perseroan yang kuat dan likuiditas yang cukup untuk ekspansi bisnis dan mitigasi risiko pengelolaan bank, termasuk CAR Perseroan yang diproyeksikan terjaga di atas 19% dalam jangka panjang," tukas Hendy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










