Cuek IHSG Anjlok, Prabowo: Yang Punya Saham Hanya Beberapa Orang
Camelia Rosa | 21 Maret 2025, 18:35 WIB

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pasalnya menurut Prabowo, harga saham boleh fluktuatif namun harga pangan harus tetap stabil. Apalagi saat Ramadan dan menjeleng Idulfitri 2025.
"Pangan adalah yang paling utama. Harga saham boleh naik turun, pangan aman, negara aman, hehehehe," ujarnya sambil tertawa saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Terkait Persiapan Jelang Idulfitri 1446 H, Jumat (21/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyingggung beberapa Menteri Kabinet Merah Putih yang tampak terlihat stres saat harga saham turun.
"Saya lihat yang stress harga saham turun hanya beberapa orang di sini. (Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia) Maruarar? (Menteri Kelautan dan Perikanan) Trenggono? duduk sebelahan itu," imbuhnya.
Prabowo menambahkan, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko tidak ikut stres lantaran tidak memiliki saham.
"Kalau Budiman enggak, tenang saja karena tidak punya saham dia. Siapa lagi ya? Amran? Dia enggak main saham, dia. Siapa lagi ini? Rosan? Rosan sudah botak jadi gapapa," lanjut Prabowo disambut tawa anak buahnya.
Ini bukan kali pertamanya Prabowo cuek soal anjloknya IHSG. Sebelumnya di sela Pembukaan Sidang Tanwir Muhammadiyah pada Desember 2024, Prabowo juga cuek soal kejatuhan IHSG.
"Ada ancaman ke ekonomi, 'Pak karena gagasan makan bergizi harga saham indeks turun.' Saya bilang aja, kasih tahu ya, saya nggak punya saham, rakyat di desa-desa juga tidak punya saham. Kalau saham jatuh, iya pemain bursa itu (yang terdampak)," ujar Prabowo.
"Kalau main-main saham itu, kalau orang kecil pasti kalah itu, untuk orang kecil itu biasanya saham sama dengan judi itu. Yang menang itu yang bandar besar, yang kuat ya kan," lanjur dia lagi.
Prabowo pun berkelakar soal Menterinya yang bermain saham seperti Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Fahri Hamzah dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Prabowo pun berkelakar soal Menterinya yang bermain saham seperti Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Fahri Hamzah dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
"Pak Trenggono itu batuk-batuk itu. Hehehe...Jangan-jangan pak Trenggono itu punya algoritma," canda Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










