Tugu Insurance Yakin Spin Off Unit Usaha Syariah Berjalan Sukses

AKURAT.CO PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) optimistis, bisnis Unit Usaha Syariah (UUS) mereka akan tumbuh solid seiring dengan rencana spin off yang akan dilakukan pada tahun 2025.
Aksi korporasi ini diyakini akan membuka peluang besar dalam mengoptimalkan potensi pasar industri asuransi syariah di Indonesia.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat, menyatakan, performa bisnis UUS Tugu Insurance menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2024, dengan kontribusi premi meningkat hampir 100 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Namun, proporsi bisnis syariah terhadap konvensional masih di bawah 5 persen, sehingga masih terdapat peluang besar untuk bertumbuh.
“UUS Tugu Insurance mencatatkan kontribusi yang meningkat hampir 100 persen sepanjang tahun 2024. Dengan proporsi yang masih di bawah 5 persen dari total bisnis, kami melihat peluang besar untuk terus mengembangkan unit usaha syariah ini,” ungkap Tatang.
Baca Juga: Massa Aksi Tolak Revisi UU TNI Mulai Berdatangan ke Gedung DPR RI
Menurut Tatang, keputusan untuk melakukan spin off didukung oleh hasil kajian feasibility yang mempertimbangkan berbagai aspek, seperti potensi pasar asuransi syariah di Indonesia, kondisi industri, serta kesiapan internal perusahaan.
“Spin off ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi industri asuransi syariah di Indonesia. Kami telah menyusun berbagai strategi untuk mencapai kinerja optimal di tahun 2025,” ujarnya.
Dalam mempersiapkan proses spin off, Tugu Insurance fokus pada dua aspek penting, yaitu:
1. Pembentukan Struktur Organisasi dan SDM
Tatang menegaskan bahwa struktur organisasi dan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi penting yang harus disiapkan agar proses spin off dapat berjalan lancar.
2. Pengembangan Produk Spesifik
Pengembangan produk asuransi syariah yang spesifik menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan waktu, biaya, serta strategi pemasaran yang tepat.
Namun, hal ini juga menjadi peluang untuk menghadirkan produk yang berbeda dari asuransi konvensional dan meningkatkan keunggulan kompetitif.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain dan Skor Akhir Timnas Indonesia vs Australia
“Produk yang spesifik ini dapat memberikan diferensiasi yang kuat dibandingkan produk konvensional, sehingga kami dapat menghadirkan nilai lebih bagi nasabah,” jelasnya.
Tatang juga mengungkapkan, Tugu Insurance telah melakukan monitoring yang ketat terhadap setiap tahapan dalam proses spin off.
Saat ini, proses persiapan pemisahan unit usaha syariah masih sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap seluruh proses persiapan spin off ini. Sejauh ini, semua berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” tutup Tatang.
Melalui langkah strategis ini, Tugu Insurance berharap dapat memperkuat posisinya di industri asuransi syariah dan memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi syariah yang terus berkembang di Indonesia.
Baca Juga: Puan Pastikan Kekhawatiran Masyarakat terhadap Revisi UU TNI Tak Akan Terjadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










