BI Perluas QRIS Tap NFC ke Ritel, RS dan UMKM
Demi Ermansyah | 14 Maret 2025, 19:46 WIB

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC), yang memungkinkan transaksi lebih cepat hanya dalam 0,3 detik.
Dengan kecepatan ini, QRIS Tap diharapkan dapat mengurangi antrean penumpang pada transportasi umum yang sering mengalami kepadatan.
Bank Indonesia (BI) menargetkan ekosistem pembayaran digital ini dapat diterapkan secara luas guna mempercepat transaksi di berbagai sektor ekonomi.
Pada peluncurannya, QRIS Tap sudah dapat digunakan di 1.528 ritel, 550 rumah sakit, 138 UMKM, serta tiga tempat parkir. Selain itu, kanal NFC eksisting yang dapat membaca QRIS Tap saat ini telah mencapai 1.081.543 mesin.
"Dengan adopsi yang semakin luas, QRIS Tap diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan digital serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara cepat dan aman," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono di Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Untuk mendukung implementasi QRIS Tap, saat ini sudah ada 15 Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang siap menyediakan layanan ini, termasuk BRI, BCA, BNI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Gopay, Shopeepay, dan Dana.
Kedepan, BI membuka kesempatan bagi seluruh 257 PJP di Indonesia untuk mengajukan izin penyediaan layanan QRIS Tap.
Meski demikian, saat ini QRIS Tap baru bisa digunakan di perangkat berbasis Android karena kebijakan Apple yang membatasi akses NFC untuk sistem pembayaran.
"Kami tetap berharap Apple dapat mempertimbangkan integrasi QRIS Tap ke perangkat iOS apabila terdapat permintaan yang tinggi dari pasar," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










