Akurat

Ripple (XRP) Naik 5,02 Persen, Akankah Mengulang Lonjakan Hingga 160 Persen?

Hefriday | 6 Maret 2025, 09:00 WIB
Ripple (XRP) Naik 5,02 Persen, Akankah Mengulang Lonjakan Hingga 160 Persen?

AKURAT.CO Harga Ripple (XRP) kembali menunjukkan pergerakan menarik di pasar cryptocurrency. Meski saat ini turun ke posisi keempat dalam daftar mata uang kripto terbesar, XRP mencatat kenaikan 5,02% dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, XRP diperdagangkan di level Rp40.090 atau sekitar USD2,44 dengan volume perdagangan yang mencapai Rp158,8 triliun (USD9,67 miliar).

Salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga XRP adalah lonjakan signifikan dalam jumlah alamat aktif. Dalam satu minggu terakhir, jumlah alamat aktif XRP meningkat 620%, dari 74.589 menjadi 462.650.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak investor dan trader yang terlibat dalam transaksi XRP, baik untuk tujuan investasi jangka panjang maupun spekulasi jangka pendek.

Dikutip dari laman Pintu, Kamis (6/3/2025), menurut analis kripto, Ali Martinez memaparkan bahwasanya lonjakan aktivitas on-chain ini menjadi indikator positif yang mencerminkan pertumbuhan adopsi XRP di pasar.

"Jika tren ini berlanjut, permintaan XRP bisa semakin meningkat, yang berpotensi mendorong harga ke level yang lebih tinggi dalam waktu dekat," ujarnya.

Baca Juga: Analis Prediksi XRP Bisa Tembus USD320, Pasar Kripto Siap Rebound?

Selain lonjakan jumlah alamat aktif, XRP juga tengah menghadapi level resistance utama terhadap Ethereum (ETH). Analis kripto Dom mengungkapkan bahwa XRP saat ini berada di ambang menembus salah satu level resistance terbesar dalam sejarahnya terhadap ETH.

"Jika XRP berhasil menembus resistance ini, ada potensi lonjakan harga yang signifikan," imbuhnya.

Sejarah mencatat bahwa ketika XRP mengalami breakout terhadap ETH pada awal 2017, akhir 2017, dan 2018, harga XRP melonjak dengan kenaikan minimal 160%. Jika pola ini kembali terulang, XRP berpeluang mengalami reli besar dan bahkan mendekati kapitalisasi pasar Ethereum.

Beberapa analis bahkan berspekulasi bahwa jika XRP berhasil mempertahankan momentumnya dan menembus level resistance utama ini, mata uang kripto tersebut dapat kembali merebut posisi ketiga dalam daftar aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Dari sisi analisis teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan angka 43,42, yang mengindikasikan bahwa XRP mendekati kondisi oversold. Situasi ini sering kali menjadi sinyal awal bagi kenaikan harga, karena investor melihatnya sebagai peluang beli sebelum harga mulai pulih.

Baca Juga: XRP Terjebak, Peluang Breakout Atau Koreksi?

Sementara itu, berdasarkan analisis Bollinger Bands, XRP saat ini tengah berkonsolidasi di dekat level support utama. Jika harga mampu menembus batas atas di Rp48.565 (USD2,95), ada kemungkinan gelombang bullish baru yang dapat mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, meskipun pasar kripto masih menunjukkan volatilitas tinggi, sinyal positif dari lonjakan aktivitas alamat XRP, potensi breakout terhadap ETH, serta indikator teknikal yang mendukung momentum bullish memberikan prospek optimis bagi XRP.

Namun, investor tetap disarankan untuk memperhatikan faktor eksternal seperti sentimen pasar global dan regulasi yang dapat memengaruhi pergerakan harga ke depan.

Dengan fundamental yang semakin kuat dan meningkatnya keterlibatan investor, apakah XRP akan kembali mencetak lonjakan harga hingga 160% seperti yang pernah terjadi sebelumnya?

Namun dengan tren saat ini, menunjukkan bahwa XRP masih memiliki peluang besar untuk melanjutkan reli ke level yang lebih tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa